Luka yang terus menerus

Luka yang terus menerus

  • WpView
    Odsłon 15
  • WpVote
    Głosy 3
  • WpPart
    Części 1
WpMetadataReadW trakcie
WpMetadataNoticeOstatnia publikacja śr., kwi 17, 2024
Allya liyana lakshita gadis yang paras nya begitu sempurna, namun kehidupan nya tak sesempurna parasnya. Allya liyana lakshita sering disebut Liya, ia lahir dari keluarga yang Cemara, namun kecemaraan itu hanya bertahan hingga dirinya berumur 7 tahun. Liya tumbuh menjadi gadis yang tegar, namun keras kepala, semenjak orang tua nya berpisah ia tak bersama mereka lagi, ia lebih memilih tinggal bersama sepupu dan nenek nya. Kebahagiaan yang ia punya hanyalah kebahagiaan palsu, menurut nya yang benar-benar kebahagiaan adalah beberapa tahun yang lalu, dimana keluarga nya masih utuh. Ia mengharapkan keluarga nya kembali seperti semula, tapi lagi dan lagi itu hanya harapan yang harus di musnahkan, karena ibu nya sudah mempunyai keluarga yang baru, ayah nya? entahlah. "Agha, ayo bertukar sekali saja, Kaka ingin merasakan kasih sayang mamah lagi"-Allya liyana lakshita AYO GUYS JANLUP BACA BACAA
Wszelkie Prawa Zastrzeżone
Dołącz do największej społeczności pisarskiejOtrzymuj spersonalizowane rekomendacje dzieł, zapisuj ulubione dzieła w bibliotece oraz komentuj i głosuj, aby rozwijać swoją społeczność.
Illustration

To może też polubisz

  • DANADYAKSA
  • Shattered Soul
  • INVISIBLE WOUNDS: Transmigrasi Jiwa
  • Leyna
  • LUKA
  • the Ethereal Under the Sky  [PRE ORDER!!]
  • Aluka (Proses Penerbitan)
  • Happiness Sought {On going}

Danadyaksa adalah laki-laki dengan hidup yang sangat sederhana. Cibiran dan hinaan sering didapatkannya dari teman-teman satu sekolahnya terutama perempuan karena menggunakan sepeda motor beat berwarna hitam setiap berangkat sekolah. Orang tuanya meninggal ketika ia masih duduk di bangku SMP, meninggalkan dua orang adik yang harus Aksa hidupi. Menjadi Ayah, Ibu sekaligus kakak di usianya yang begitu belia bukanlah hal yang mudah. Aksa mulai bekerja semenjak orang tuanya meninggal untuk memenuhi kebutuhannya serta kedua adiknya yang masih kecil. Menjadi kuli bangunan, penjaga toko, pelayan restoran dan berbagai pekerjaan serabutan lainnya Aksa lakukan. Aksa pernah berkata: "Nggak papa gue nggak punya masa depan yang terjamin, tapi adek-adek gue harus punya masa depan. Harus jadi orang besar." Aksa tidak pernah memikirkan perihal cinta. Yang ia pikirkan hanyalah adik-adiknya. Bagaimana masa depan adiknya, bagaimana mendidik adiknya dengan baik dan bagaimana adiknya bisa menikmati hidup seperti anak lainnya yang penuh kebahagiaan dari keluarga. Namun, Aksa mulai tertarik dengan cinta semenjak ia mulai mengenal Alsava. Gadis yang dikenalnya sejak insiden Aksa yang tanpa sengaja menginjak kacamata Alsava. Tapi rasanya sangat tidak mungkin untuk memiliki Alsava yang latar belakang ekonominya sangat jauh beda dengan dirinya. Apakah mereka bisa bersama? Mungkin. Atau justru, tidak akan pernah bersama. ** "Sa, gue boleh suka sama lo, nggak?" "Tunggu gue sukses." ** "Gue kalo mau suka sama Alsava juga harus sadar diri. Gue orang nggak punya. Beda sama dia." ***

Więcej szczegółów
WpActionLinkWytyczne Treści