The Last Daisy 00:00

The Last Daisy 00:00

  • WpView
    Reads 356
  • WpVote
    Votes 68
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Dec 31, 2024
Adira Marchella Zianda... Dira bisa dibilang perempuan yang beruntung karena bisa merasakan dicintai oleh cinta pertamanya dengan sepenuhnya, tapi itu tidak berlansung lama ... Dibalik kebahagiaan Dira yang dititipkan semesta itu hanya semata-mata untuk menguji Dira, ujian pertama yang ia dapati sangat membuat ia merasa kehilangan, bagaimana tidak, disaat ia mendapati teman-temannya kurang kasih sayang dari sang ayah, dia sendiri malah mendapatkan itu secara ugal-ugalan. Dira berpikir setelah ayahnya pergi semua kebahagiaan dihidup-nya juga akan ikut pergi tapi, ternyata tidak. Syerli-ibunda Dira, ia berhasil keluar dari fase terpuruk dalam hidupnya hanya demi sang putri tercinta, ia membuktikan bahwa hidup Dira tidak akan sedikitpun kekurangan kebahagiaan dan itu benar adanya Tak sampai disitu, semesta kembali menguji Dira semua orang yang sangat ia cintai dan sayangi sepertinya memang bukan ditakdirkan untuknya. Mungkin menurut Dira tuhan begitu kejam baginya, tapi sebagai manusia kita tidak pernah tau apa rencana tuhan yang telah dipersiapkan untuknya. Ujian dari semesta berhasil membuat ia trauma dan berada di titik paling menyakitkan baginya. "Jika kehilangan akan seberat ini, mengapa engkau dengan mudahnya menghadirkan mereka dihidupku tuhan, people come and go itu memang benar adanya tapi itu menyakitkan bagi Dira" Revan Agaska Calendra... Kisah yang awalnya sangat indah seketika hilang bak ditelan bumi, kehilangan orang yang sangat ia cintai dengan cara yang menyakitkan membuat ia membenci dirinya sendiri. Luka yang Revan rasakan rasanya tidak akan pernah sembuh seiring berjalannya waktu, tapi kehadiran Dira dihidup-nya membuat ia belajar untuk bisa mengikhlaskan apa yang sebenarnya bukan miliknya. 🌸🌸🌸 Jangan lupa di follow sebelum membacha yahh @DianRamadhani473 Instagram : @dia_n.ramadhani Happy reading🤗❤️ Maaf jika belum mahir dalam menggunakan kata baku dan non baku. Karna author masih pemula.
All Rights Reserved
#714
coolboy
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DIFFERENT TWINS [ END ]
  • ALEZRA (Thank you for coming)
  • Tumbuh dengan Luka [END]
  • Rendra & Lila [END]
  • Guntur ; BAD BOYFRIEND [SUDAH TERBIT]
  • THREE GIRLS AND ALL STAR  [REVISI]
  • Cinta Dan Kasih Sayang (Writing Temporarily Suspended)
  • Your Home [COMPLETE]
  • Unconscious Love✔️
  • Raden

Jilan Agatha. Sifatnya susah diatur dan tak mau diatur, berbanding terbalik dengan kembarannya. Jilan panggilannya, kelakuannya jauh dari kategori 'baik.' Pulang malam sudah menjadi rutinitas rutin dalam hidupnya. Mempunyai saudari kembar yang tak selurus membuat Jilan mati rasa! Jinan Agatha, itu adalah kembarannya. Jilan menolak keras untuk mempunyai baju couple bersama Jinan. Bagaimana tidak, baju yang mereka gunakan sedari kecil sama semua yang membedakan hanya warna dari baju tersebut. Ralat, bukan hanya baju saja, tetapi semua barang-barang yang melekat di tubuh mereka selalu sama. Axel Marchelino. Cowok itu berhasil membuat Jilan dan Jinan berada pada fase cinta segitiga. Mencintai cowok yang sama adalah bagian awal dari kisah cinta remaja mereka. Dimulai dari rasa cinta hingga pengorbanan yang tak terhitung mengalir begitu saja. Merelakan rasa sakit demi melihat orang yang di cintai bahagia. Apalagi Jinan yang belum pernah merasakan cinta masa remaja. Seperti air, semuanya mengalir begitu saja. Pengorbanan, rasa sakit, sayang dan kebahagian telah dilalui. Hingga akhirnya salah satu mengalah demi kebahagiaan yang sang kembaran. -Ketika aku mencintaimu dengan tulus, namun dia mengatakan lebih mencintaimu dari apapun. Aku ikhlaskan, untukmu, aku rela- SELAMAT MEMBACA❤ **** WARNING: BANYAK KATA-KATA KASAR DALAM CERITA! #3 in teenfiction #6 in fiksiremaja

More details
WpActionLinkContent Guidelines