Jatuh Cinta

Jatuh Cinta

  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadComplete Sat, Nov 7, 2015
WpInfo
Non-Fiction
"Ya ampun,aku da terlambat nak pergi kerja ni," desis ainnura. Jam loceng menunjukkan pukul 8.25 a.m dan Ainnura merupakan salah pekerja di bahagian perbankan. Ainnura natasya binti Ahmad tidak pernah lewat dan perkataan lewat tidak pernah ada dalam kamus hidupnya. Ini pertama kalinya dia memecah rekod kamus hidupnya,semuanya gara-gara malam tadi dia mendapat panggilan telefon daripada orang yang tidak dikenali. :flashback "tak pernahkah kau sadari akulah yang kau sakiti kau pergi dengan janji mu" nada ringtone yang keluar daripada hp samsung note ainnura"ish,sapa pulak yang call aku malam-malam buta ni,hurm nombor yang tak dikenali, tak yah angkat la"ainnura membiarkan telefon bimbit dan meletakkan kembali kepalanya yang sudah siap sedia untuk melelapkan kembali matanya. Dia menjeling jam loceng diatas meja comelnya itu."pukul 1.30,tidur lah ainnur esok keje weyhhhh!!!".
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KEAJAIBAN IV
  • 5 girls || The problem
  • Rahasia dibalik hujan
  • My Name is SYANARA (COMPLETED)
  • AURORA
  • RION IS MY MANTAN!
  • Anastasia
  • My Intern Boy [Completed]
  • F A K E ? [End]

Kisruh Semua kejadian berawal di malam minggu. Saat Rendhy pulang dari meeting dengan kliennya. Dia tidak memenuhi janjinya datang ke rumah mama malam itu. Aku gondok. Dan menunggu dia datang di kamar sambil menonton tivi. Rani dan Wira, si kembar sudah kutidurkan dari tadi. Lagipula ini sudah larut. Pukul 10.53 menit malam. Rendhy akhirnya pulang. Masih dengan kemeja yang tadi sore dikenakannya, dia kelihatan sangat capek. Lengan kemejanya sudah tergulung sampai ke siku. Aku sengaja mematikan lampu kamar dan hanya menyalakan lampu tidur yang samar-samar. Suara tv memang ku setel pelan. Rendhy pasti mengira aku sudah tidur. Dia membuka pakaian, mengenakan piyama, terus ke kamar mandi. Sesaat dia naik ke tempat tidur. Aku menyapanya. "Mas, koq pulang malam? Meetingnya lamanya?" Rendhy kaget dan menoleh ke arahku. "Kamu belum tidur", sapanya sambil mengecup keningku. "Ya belumlah, kan aku nungguin kamu. Aku khawatir tadi kamu kenapa-napa. Mau hubungi kamu handphone kamu ketinggalan".

More details
WpActionLinkContent Guidelines