ZILRA

ZILRA

  • WpView
    Reads 3,562
  • WpVote
    Votes 2,404
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Jun 6, 2024
"Aku tidak sekuat apa yang papa sama mama kira, aku juga butuh suport sama hal nya seperti anak seusia ku diluaran sana ma pah. Bahkan kalian tidak pernah mengapresiasi apa pun yang selama ini aku peroleh atau bahkan kalian tidak pernah menganggap ku ada??, yang kalian lihat dan pedulikan hanya kak Damian, semua yang berkaitan dengan kakak pasti kalian akan bangga-banggakan. Rasanya sakit maa pah, sebenci itukah kalian terhadap anak sendiri?? aku salah apa sampai-sampai harus mendapatkan semua ketidakadilan ini??" kata Zilra dengan tubuh yang gemetar dan mata yang berkaca-kaca. Zilra hanya bisa menangis setelah ia meluapkan apa yang membuat hatinya resah. Ia sadar bahwa tindakannya ini tidak bisa dianggap benar namun setidaknya ia bisa merasa lega setelah mengatakannya. "Kaloo saja bunuh diri bukan dosa besar, udah pasti sekarang aku gak bakal ada disini lagi " "ZILRA!!! jaga ucapanmu selama ini papa udah berlaku adil sama kalian berdua, papa gak pernah beda-bedain anak papa sendiri " "Gak pernah kata papa, selama ini yang papa perhatikan hanya ka Damian. Zilra gak pernah dapet perhatian sekecil apapun dari papa. Bahkan disaat aku sakitpun papa gak pernah perhatian sama aku. Apa perlu aku mati dulu baru aku bisa dapet perhatian dari papa??" "Papa mungkin emang jarang perhatiin kamu, tapi kan selama ini mama selalu ada untuk kamu Zilra" ucap sang mama dengan penuh kelembutan. "Selalu ada apanya ma, mama bahkan gak pernah tauu kegiatan apa yang biasanya Zilra lakuin. Sesusah itukah untuk berlaku adil terhadap anak kalian sendiri??" Setelah mengatakan itu Zilra langsung berlari menuju kamarnya dengan perasaan yang campur aduk. Apakah Zilra akan mampu menghadapi semua penderitanya? atau mungkin ia tidak kuat dan memilih utuk menyerah begitu saja?
All Rights Reserved
#503
story
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Stay or Go
  • Mama! [✔️]
  • STUCK
  • ALGASTA [ On Going ]
  • Hai, Kak! (END)
  • Little Princess [END]
  • J E S I S C A
  • ANATHAN  || END
  • Mine

Cerita 1 Kenapa takdir selalu mempermainkanku? Mengapa takdir merenggut orang-orang yang aku sayang? Dulu sahabatku, keluargaku, lalu sekarang kekasihku. Apakah tidak cukup melihatku selalu menderita? Mengapa takdir tak pernah mengizinkanku tuk bahagia? ~~~~~~~~~~~~~~~ "Lo itu punya telinga gak sih? Gue kan udah bilang, pergi dari sini! Jangan pernah lo muncul didepan gue! Gue muak sama lo, pergi gak lo!" "Lo fikir gue beneran cinta sama lo? Gak akan pernah. Lo itu cuma cewe pelarian gue saat cindy pergi. Sekarang cindy udah datang, jadi mending lo jauh-jauh dari gue. Gak usah muncul didepan gue, ganggu aja lo!" "Lo bakal nyesel kak, kalo lo tau yang sebenarnya. Gue bakal bawa kak kia pergi jauh dari hidup lo, biar lo puas. Tapi ingat kak, gue gak akan pernah biarin lo ketemu kak kia lagi. Ingat itu kak!" "Makasih kak, sudah mengenalkan aku seperti apa rasanya dicintai. Dan makasih juga, karna kakak sudah mengenalkan aku seperti apa rasanya sakit hati. Kakak tenang aja, aku bakal pergi kok. Aku pergi bukan karna aku menyerah, tapi aku pergi karna kakak yang memintanya. Terima kasih untuk semuanya kak, semoga kakak bahagia." ~~~~~~~~~~~~~~~~~~ Akankah kiara memilih untuk bertahan? Ataukah dia memilih tuk menyerah? By Inayah Wulaningsih

More details
WpActionLinkContent Guidelines