Perjalanan Menuju Kebahagiaan

Perjalanan Menuju Kebahagiaan

  • WpView
    LECTURAS 216
  • WpVote
    Votos 17
  • WpPart
    Partes 4
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación sáb, sep 21, 2024
Melalui jalan sempit ini kami berjalan untuk menuju yang kami sebut "Kebahagiaan" kami tidak tahu kapan kami akan berhenti, kamu berjalan terus sampai puas. Sampai kami sudah tidak kuat berjalan. Sampai kami tersesat dan kehilangan jalan berkali-kali terulang ulang dan memisahkan kami dari kami satu per satu perlahan-lahan, tetapi kami akan terus mencari terus berlari walaupun kami tersandung kami akan bangkit, mencari dan meraba, walaupun gelap, walaupun kami buta, walaupun seram walaupun kami mati-matian kami tidak akan menyerah. Untuk tujuan. Untuk kehidupan. Untuk kebebasan. Perjalanan Menuju Kebahagiaan adalah cerita tentang sekelompokkan orang-orang yang buta, tidak mengetahui kata "senang", mereka akan menghidupi hidup dan mencari tujuan.
Todos los derechos reservados
#119
normal
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Metafora
  • Permainan Takdir [TAMAT]
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • GRIZLEN {On Going}
  • SUNFLOWER
  • BUN𝖦A PRIBUΜI |ᴅɪғғᴇʀᴇɴᴛ ʙʟᴏᴏᴅ| [END]
  • Hazen: 2018
  • Become an Extra or Main Character [END]
  • UNREQUITED LOVE
Metafora

Tumbuh kemudian patah Harap lalu tuai kecewa Sedikit bahagia penuhi duka Tulisan berisi perjalanan atas keinginan untuk menjadi idealnya seorang manusia di mata dunia. Awalnya kupikir hidup bisa selalu ideal melihat mereka yang nampak tak ada derita dengan segala pencapaiannya. Perjalananku dimulai dari rasa duka dan kecewa. Menapaki sedikit demi sedikit tangga yang membuatku mulai berubah. Mencari rasa yang orang sebut dengan bahagia. Melangkah hingga menikah menjadi tujuan semata atau hanya sekedar pelarian. Mengejar dunia kukira solusinya, namun jatuh padanya lagi-lagi membuat kecewa. Ternyata aku salah. Bukan itu makna bahagia.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido