Fentika Love

Fentika Love

  • WpView
    Reads 1,417
  • WpVote
    Votes 61
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 4, 2017
Cinta? satu hal yg menurut gue ga penting untuk di pahami, di teliti, di ingat. Hidup gue berubah sejak gue kenal tiga orang sekaligus walau dalam waktu yg berbeda. Mencintai, Dicintai, Takdir. Mereka mempunyai pilihan masing-masing. Semua ini bermula dari permainan teka teki konyol versi Anesa, cewek modis dengan fikiran cenayangnya tiba tiba aja membuat hidup gue berubah. Permainan sialan yg mengurung gue pada sebuah realita. Permainan ter-munafik yg kembali menenggelamkan dan meruntuhkan benteng antara gue dan luka lama di masa lalu. Permainan sinting yg membuat gue mengerti jika, 'hidup adalah kemunafikkan, hidup adalah topeng menyakitkan, hidup adalah takdir sebelum semuanya berakhir' "percaya sama aku, Fe. dua orang dari mereka akan menyakiti kamu dalam hal yg berbeda. orang yg kamu kira tulus belum tentu aslinya tulus. orang yg kamu yakini juga belom tentu yakin ke padamu. mereka punya topeng yg bisa menutupi balik layar nya dengan rapat"
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Thirty Five (Completed)
  • TOXIC!
  • RAISE THE BAR (COMPLETED)
  • Something Wrong With R (End)
  • Akhir Dari Sebuah Penantian. (Sudah Terbit)
  • Haruskah Aku Bertahan?
  • PASSIVE VOICE (END)
  • FREAK [Completed]
  • Nata, De & Coco
  • Jika Takdir Telah Ditentukan

Yang malas ke KK dan mau PDF nya boleh DM di IG ya... Harganya sama seperti di KK. Usia Gemini kelewat matang untuk seorang wanita yang masih melajang. Hampir tiga puluh lima tahun, dan dia masih sendiri. Gemini sudah mati rasa ketika sepuluh tahun lalu gagal menikah. Dia tidak percaya dengan yang namanya cinta, paling tidak dia tidak merasa dicintai kecuali oleh keluarganya sendiri. Gemini tidak memiliki niatan untuk melepas masa lajangnya meskipun kakaknya sudah mewanti-wanti Gemini untuk segera menikah. Dia sudah nyaman dengan kehidupannya yang serba sendiri sampai ketika seorang bocah lelaki sekolah dasar merecoki hari-harinya yang tenang. Dia tidak terlalu suka anak-anak, apalagi kalau nakal. Zion, bocah SD yang baru pindah dari Surabaya ke Jakarta dan selalu mampir ke coffee shop nya bersama dengan pengasuhnya hanya untuk mengganggu keseharian Gemini. Awalnya Gemini hanya diam, membiarkan Zion melakukan apa saja yang dia suka karena bagaimanapun dia adalah pelanggan, dan pelanggan adalah raja. Tapi lama kelamaan Gemini juga tidak tahan. Kesabarannya hancur buyar seperti tisu yang disiram air. Dengan lantang dia membentak Zion dengan kata-kata yang tidak pantas. Dan sialnya, kali ini disaksikan oleh ayah anak itu. Gemini dalam masalah besar.....

More details
WpActionLinkContent Guidelines