Bukan Targetnya

Bukan Targetnya

  • WpView
    Reads 207
  • WpVote
    Votes 32
  • WpPart
    Parts 22
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Aug 30, 2024
Tujuannya bukanlah sebuah cinta penuh ketulusan, tapi hasil akhir dari diagnosa klien nya. Tetapi, target awal itu malah dihancurkan oleh tangannya sendiri, membuatnya berakhir menyetak surat pemindahan rujukan ke psikolog lain, sebelum dia benar-benar jatuh terlalu dalam pada tugas serta tanggung jawabnya sendiri. Original work belongs to Sazava Fh
Creative Commons (CC) Attribution
#329
emotional
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Meneroka Jiwa 2
  • Drowning
  • The Adventure of TRUE love
  •   ᴾᴱᴺʸᴬʸᴬᵀ ᴵᴸᵁˢᴵ ˢᴱᴹᵁ
  • Terjebak Cinta
  • TERJEBAK DALAM RASA [TERBIT]
  • AQRAF (On Going)

Ketika lara akhirnya mempertemukan pada cinta yang dinanti. Kala akhirnya terkuak sang tabir misteri. Apakah hidup akan memberikan kebahagiaan yang hakiki atau hanya kembali menorehkan luka di hati? Kisah ini masih tentang Wangi, anak dari penderita skizofrenia yang mulai mencintai diri sendiri. Perempuan lugu dari kaki gunung Merbabu yang akhirnya menambatkan hati pada sosok lelaki yang dikagumi. Hidup yang semula hanya berisi caci pun perlahan mulai berwarna-warni. Namun, hidup tetaplah penuh misteri. Misteri yang meski mendewasakan diri, tetapi juga tak jemu menghadirkan kejutan yang mempermainkan emosi. Apakah salah satu jawaban dari misteri akan membuat lelaki yang dicintai tetap selalu di sisi atau justru terpaksa meninggalkannya sendiri? Akankah cinta membawa Wangi menemukan makna kehadirannya di dunia ini atau lagi-lagi hanya menunjukkan bahwa dirinya tak berarti? *** Dilarang keras mengambil sebagian dan/atau seluruh isi cerita tanpa izin penulis. Manusia yang bermartabat tak akan sudi melakukan plagiat. Cerita ini terinspirasi dari kisah nyata, tetapi untuk detail nama tokoh, profesi, institusi, tempat kejadian, atau peristiwa, semua adalah murni imajinasi penulis. Dengan demikian, apabila ada kesamaan, maka itu adalah kebetulan semata dan tidak ada unsur kesengajaan.

More details
WpActionLinkContent Guidelines