My Little Husband (Vanne And Yuki)

My Little Husband (Vanne And Yuki)

  • WpView
    LECTURES 11
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Chapitres 1
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication jeu., avr. 11, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
"Lo itu enak tinggal sekolah, duduk di bangku kuliah, belajar yang rajin, Enak kan!Gak perlu gini juga!" "Aku juga ingin menafkahi kakak, aku gak mau kakak berjuang sendiri lagi pula kakak udah biyayain kuliah ku..." Isakan keluar dari mulut Yuki, membuat Vanne diam dan mendengus kesal. "Gak udah nangis, kayak anak lecil tahu gak!" "Kakak...kita udah nikah tapi kenapa kakak sama sekali gak cinta sama aku?" "Gue nikah sama lo itu cuman permintaan dari ortu gua, Gua sama sekali gak ada rasa pada Lo!" Langkah Vanne terdengar saat peegi dari ruang keluarga, meninggalkan Yuki dengan isakan yang keluar mulutnya. Dia menunduk sembari menahan air matanya, Berguman kenapa nasib nya menjadi sangat buruk dan menderita.
Tous Droits Réservés
#102
dosenmuda
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • BENCI- Benar Benar Cinta
  • cool guy and a girl cool unified because of love
  • VAREN: Imperfect Husband
  • BELVANNO (End✓)
  • Tak Seiman Cinta Dan Lukanya
  • FALLING IN LOVE
  • Cinta Jangan Pergi(Complete)
  • Hukum Cinta || OhmNanon

bagai mana jadinya dua orang remaja di jebak oleh orang tua mereka sendiri dan di nikah kan secara mendadak! apa mereka bisa menolak atau tidak? dan apa yang akan mereka lakukan? "ini pasti akal akalan Lo kan Van, Lo kalo mau nikah sama gue ngomong Van ngomong." jerit Zeva menatap Zevan sebal, "heh Kunti bogel, Lo nggak liat ini kamar siapa?, berarti Lo yang Dateng ke sini kan, ngaku Lo, Lo mau modus kan tidur sambil di peluk gue, ngaku Lo." tuding Zevan tak mau kalah, sudah tidak heran jika keduanya sering adu mulut bahkan adu otot sekali pun. "arrgh, gue nggak mau nikah sama Lo Zevan, bisa cepet tua gue kalo harus tiap hari tiap menit liat muka Lo," ucap Zeva masih belum mau menikah dengan Zevan, apalagi dengan fitnah yang tak masuk akal. bagai mana bisa yang tadinya jelas jelas Zeva ingat dia tidur di kamar nya malah bangun bangun sudah di kamar Zevan tidur satu ranjang berpelukan pula lagi, dan lebih sial nya orang tua mereka sudah duduk manis di sopa menyaksikan mereka berdua tidur. menurut Zeva ini sangat aneh dan mustahil , masa iya dia berjalan sampai ke kamar Zevan kan tidak mungkin! "heh, yang ada gue kena darah tinggi harus hidup satu atap sama bocah tengil, bocah cengeng kayak Lo, manja pula lagi." ketus Zevan, keduanya bertatapan nyalang sama sama tidak mau mengalah dan tidak mau di salahkan, lagi pula yang seharusnya di salahkan kedua orang tua mereka kan?hehehe.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu