[HIATUS] Bagi Arno, mengurus bisnis petshop dan hidup menyendiri sudah lebih dari cukup. Cinta? Dia sama sekali tidak berminat. Tapi takdir punya rencana lain. Malam itu, di tengah perjalanan pulang, ia malah 'memungut' seekor kucing putih bermata hazel yang terdampar di semak-semak. Kucing yang anehnya sangat manja, penurut, dan seolah-olah memang sedang menunggunya di sana. Apakah Arno akan melepaskannya begitu saja esok hari? Atau sifat care tersembunyinya akan membuat Arno mengurung makhluk menggemaskan itu di dalam apartemen-dan di dalam hatinya-selamanya?
Detail lengkap