Menjaga Gelas Kaca

Menjaga Gelas Kaca

  • WpView
    Reads 55
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadComplete Thu, Jan 15, 2026
Siapakah gelas kaca? Dari Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu, dia berkata, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam menemui sebagian istrinya, sementara Ummu Sulaim bersama mereka. Maka beliau berkata, "Hati-hati wahai Anjasyah, pelan-pelanlah jika sedang mengawal gelas (piala) kaca (maksudnya para wanita, pent.)." (HR. Bukhari no. 6149 dan Muslim no. 2323) Saudariku, inilah rangkuman dari beberapa hadist yang bersumber dari kitab 'Umdatul Mar'ah yang ditulis oleh Syaikh Dr. Adil Hasan Yusuf Al-Hamd. Berisi hadist-hadist dari Nabi kita ﷺ yang mengabarkan berbagai hukum-hukum islam atas wanita, yang tentunya bertujuan untuk menjaga kita para muslimah, gelas-gelas kaca yang rapuh. Dibahas dalam kajian online Telegram yang dibimbing ustadz Iwan Abu Muhammad (Mudir Ponpes ELIBS) pada tahun 2020, penulis mencatat berbagai faidah dan penjelasan terhadap masing-masing hadist tersebut. Referensi : muslim.or.id
All Rights Reserved
#11
salafiyyah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Surah Hafalan untuk Ustadz (TELAH TERBIT)
  • SATU NAMA DALAM DO'AKU
  • Ketulusan Cinta Aisyah - [Telah Terbit]
  • Ghost in Pesantren
  • 𝐒𝐀𝐓𝐔 𝐒𝐇𝐀𝐅 𝐃𝐈𝐁𝐄𝐋𝐀𝐊𝐀𝐍𝐆𝐌𝐔
  • ATHARRAZKA 3: Zyana
  • DIA Penyempurna Imanku

(SUDAH TERBIT DAN OPEN PO Info Pemesanan : 083853538110) SELAMAT MEMBACA, SALAM DAKWAH DAN UKHUWAH:) Ini bukan cerita dimana perjodohan antara anak remaja Sma dengan ketua osisnya, bukan! Ini juga bukan cerita Ceo tampan yang berhati dingin kemudian dicairkan dengan wanita polos yang menggemaskan, juga bukan! Ini juga bukan cerita cewek badgirl yang dipaksa masuk pesantren dan ujung-ujungnya menikah dengan ustadznya sendiri, jelas bukan! Apalagi cerita seorang putri kerajaan yang bertemu dengan pangeran dan hidup bahagia selamanya, sama sekali diluar itu! Ini hanyalah cerita seorang model papan atas yang kehidupannya berubah 360° dalam sehari, menikahi putra pewaris tahta pesantren besar, anak dari kiyai termashur.Keduanya memiliki sifat berbeda disatukan dalam ikatan sakral sebuah pernikahan.Suka ,duka, dan orang silih berganti dalam kehidupan mereka. Apakah mereka akan tetap bersatu seperti sepasang sepatu yang saling melengkapi?atau bahkan saling melepaskan? Sang pemilik kehidupan mereka yang akan membawa takdir mereka jauh dari segala angan-angan mereka berdua, dalam bahtera rumah tangga suci yang akan menjadi bait-bait hafalan yang dilantukan untuk penyempurna agama mereka. ---------------- Seperti Mesir yang mencintai Sungai Nil, mungkin itu adalah penggambaran terkecil rasa cintaku padamu_Azzam Ibnu Hoja Al Faruq Mengikhlaskan mu biarlah jadi perbincangan menyedihkan antara aku dan Rabbku_Adam Ibnu Hoja Al Faruq Terimakasih telah menjadi bait-bait penyempurna hafalanku_Aina Farah Agestia Dheamanti

More details
WpActionLinkContent Guidelines