The Uncanny Counter 2 x Oc

The Uncanny Counter 2 x Oc

  • WpView
    LETTURE 727
  • WpVote
    Voti 67
  • WpPart
    Parti 4
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione sab, apr 20, 2024
Sejak insiden perampokan sekaligus pembunuhan di rumah Aeri, dia memutuskan untuk meninggalkan Jepang dan pindah ke Korea bersama adiknya. Kedua orang tua Aeri dan adiknya terbunuh saat gerombolan perampok yang jumlahnya sangat banyak masuk ke rumah, Aeri dan adiknya yang bernama Aiko sedang berada di dalam kamar. Sementara orang tuanya berusaha melindungi kamar anak mereka dengan cara mengalihkan perhatian para perampok. Tapi mereka gagal, saat para perampok tersebut mengetahui bahwa ibu Aeri ternyata menelepon polisi. Polisi datang sangat terlambat. orang tua Aeri dan Aiko sudah tidak bernyawa, sementara Aeri yang berusia 20 tahun dan Aiko yang berusia 16 tahun hanya menangis saat mengetahui orang tuanya sudah tiada. Aiko yang stress mencoba untuk membunuh dirinya sendiri dengan menabrakkan diri pada mobil yang melewat, Aeri datang pada waktu yang tepat sehingga dapat menyelamatkan Aiko, tapi sebagai gantinya dia yang tertabrak hingga koma. "kurasa kau orang yang tepat untuk menjadi counter." "bagaimana dengan adikku?" "kalian bisa tinggal satu rumah, lagi pula aku yakin rekan counter mu nanti akan sangat baik padamu." "aku menerimanya." ⚠️⚠️ berbeda dari ceritanya di film ⚠️⚠️
Tutti i diritti riservati
#851
kimsejeong
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • RUMAH;Menata Hati yang Hampir Mati
  • [JaexDoxTae Fanfic] - Day Dream (FIN ✅)
  • Mas Duda
  • Please, Don't Hate Me (sad story Jeon Jungkook) [END]√
  • Something Changed | Kim Doyoung ✓
  • Some
  • FALLING IN LOVE

[NCT X Itzy] Rumah bagi Narasena adalah tempat pulang untuk menata hatinya yang hampir mati. Dunia memberinya Narendra, manusia yang mengajaknya berkelana menyusuri samudra cinta. Narendra membuatnya percaya bahwa ternyata ada tempat yang sama hangatnya dengan rumah. "Kemanapun, kamu nggak akan kedinginan. Tangan kamu akan tetap hangat selama aku genggam." Begitu pada awalnya. Tapi, Narasena lupa siapa Narenda, Narasena juga lupa ke samudra mana Narendra mengajaknya berlayar. Dia juga lupa menanyakan berapa lama Narendra akan menggenggam tangannya, berapa lama kehangatan yang dia janjikan akan bertahan? Terbuai dengan manisnya aksara yang tersuara. Membiarkan Narendra berjalan lebih dulu bukan berarti mengizinkannya melepaskan genggam. Narasena terlalu percaya, hingga pada akhirnya dia tersesat di tengah-tengah Arktik seorang diri. Narendra membuat hatinya hampir mati. Tapi Narasena tidak ingin mati kedinginan di tengah samudra cinta tanpa kepastian. Dia ingin hidup, ingin kembali, dan menata hatinya lagi. Menyelamatkan hidupnya adalah pilihan terbaik. Entah dengan tetap menunggu Narendra kembali, atau mencari jalan pulang seorang diri.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti