komedi cemara (End)

komedi cemara (End)

  • WpView
    Dibaca 1,947
  • WpVote
    Vote 192
  • WpPart
    Bab 4
WpMetadataReadBersambung
WpMetadataNoticePublikasi terakhir Sel, Apr 16, 2024
WpInfo
Non-fiksi
cerita ini menceritakan kisah satu keluarga yang sangat harmonis yang bisa di bilang keluarga yang sangat berada. keluarga ini memiliki 4 orang anak yg suka berkomedi, dan sepasang kedua orang tua yang bekerja di salah satu perusahaan ternama di kota nya. anak sulungnya yaitu Boris sedang pdkt dengan seorang wanita yang dia suka. anak keduanya yaitu Oki lagi mengincar anak dari seorang dosen di kampus nya. anak ketiganya yaitu Indra yang famous di sekolah menjadi incaran wanita-wanita cantik anak keempatnya yaitu Bene sedang berpacaran tapi belum di restui oleh orang tua pacar nya mereka keluarga utuh yang sering ber-komedi di rumah mau pun di luar rumah Boris adalah orang yang sangat-sangat connect otak nya kalo udah bersama adek nya si Oki dan begitu pula dengan Indra yang begitu connect kalo bersama adek nya si Bene mamak dan bapak nya adalah orang tua yang sangat romantis dan peduli dengan keempat nya.
Seluruh Hak Cipta Dilindungi Undang-Undang
Bergabunglah dengan komunitas bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang dipersonalisasi, simpan cerita favoritmu ke perpustakaan, dan berikan komentar serta vote untuk membangun komunitasmu.
Illustration

anda mungkin juga menyukai

  • DIA ADALAH NAJA
  • perfect home [ondah]||END||✓
  • Destiny(?)
  • KELUARGA UMANARA  [ END ]
  • GRIZLEN {On Going}
  • Kepingan Dirham
  • INGKAR
  • BERAWAL DARI TATAP(Tidak Akan Dilanjut)

*** Aku Nasya Anindya Arkana. Lebih mudahnya, sebut saja Naya. Hari ini adalah hari kelulusanku, setelah kurang lebih empat tahun lamanya aku menempuh pendidikan strata satu di kampus yang ada di ibukota provinsi. Aku satu-satunya anak orang tuaku, maka dari itu sifatku sedikit manja, tapi aku juga mandiri kok. Papaku adalah Papa Arkana, beliau pemilik salah satu perusahaan yang bergerak di bidang properti. Kalau Mama, namanya Gayatri. Agar lebih mudah mengingatnya, sebut saja Mama Iyat. Beliau adalah istri Papa, Mamaku. Mama gak kerja, karena yang kerja anak buahnya. Mama punya beberapa butik di beberapa kota, salah satunya di kota tempat tinggal kami sekarang. Ah iya, aku hampir lupa. Aku juga punya seorang kekasih, dia dua tahun lebih tua dariku. Dia anak dari sahabat Papa. Kami bertemu sejak aku berusia delapan belas tahun, ya benar, saat aku menjadi mahasiswa baru di kampusku. Kekasihku itu dulunya seorang presiden mahasiswa, aku beruntung karena bisa mendapat banyak pelajaran darinya. Kebetulan kami juga mengambil jurusan yang sama, jadi jika aku tidak paham dengan mata kuliahku, dialah yang membantuku dan menjelaskan ulang hingga aku paham. Hubungan kami sudah berjalan sekitar tiga tahun. Lalu satu tahunnya bagaimana, bukankah aku kuliah selama empat tahun? Ya, satu tahunnya adalah masa pengenalan, pendekatan dan perkelahian. Hampir setiap hari dia mengusiliku, katanya agar aku selalu mengingatnya walaupun yang kuingat hanya tingkahnya yang mengesalkan. "Naya, kamu sudah bangun nak, cepat siap-siap" ucap Mama Iyat dari luar kamar. "Iya Ma, ini mau siap-siap" sahut Naya. Naya menutup laptopnya setelah mengupload beberapa kata yang barusan dia ketik disana.

Detail lengkap
WpActionLinkPanduan Muatan