غلاف قصة Batas بقلم KucingNavy
Batas
  • WpView
    مقروء 36
  • WpVote
    صوت 6
  • WpPart
    فصول 1
  • WpView
    مقروء 36
  • WpVote
    صوت 6
  • WpPart
    فصول 1
مستمرّة، تم نشرها في أبريل ١٣, ٢٠٢٤
Shotaro adalah imigran dari Jepang berusia 24 tahun yang bekerja sebagai tukang las di salah satu proyek pembangunan pabrik di Kota Ulsan. Dengan menyewa sebuah kamar di dalam kediaman Keluarga Kwon, Shotaro menjadikan tempat itu sebagai tujuan akhir sepulang kerja. 

Disana ia menjalin hubungan dengan Tuan dan Nyonya Kwon, Putra tunggal keluarga itu Kwon Sungchan dan satu mahasiswa yang menjadi teman sekamarnya, Kim WonBin.

Dengan pribadi yang ramah, Shotaro bisa dengan mudah menerima kehadiran orang lain dalam hidunya, namun tak bisa dipungkiri bahwa terdapat batas-batas yang telah ia garisi dalam menjalin sebuah hubungan dengan orang lain.

Menghabiskan separuh waktunya berinteraksi dengan para penghuni kediaman Keluarga Kwon kerap kali membuatnya bimbang tentang batas yang telah ia buat untuk kelurusan jalan hidupnya. Akankah ia tetap berpegang pada pendiriannya pada batas-batas itu?
Ataukah membiarkan bisikan hati menang dari kehebatan pengendalian dirinya selama ini?
جميع الحقوق محفوظة
قم بالتسجيل كي تُضيف Batas إلى مكتبتك وتتلقى التحديثات
أو
#59shounenai
إرشادات المحتوى
قد تعجبك أيضاً
Rumah Pulang  بقلم wwusuoweii
10 فصول مستمرّة
Apa itu rumah? Beberapa orang, mungkin akan menjawab tanpa pikir panjang bahwa rumah adalah sebuah bangunan untuk beristirahat, tempat biasa mereka untuk tidur, makan, dan lain sebagainya. Namun bagi Yegan, rumah baginya lebih dari itu semua, rumah baginya adalah tempat dimana ada.. Bang Jendra, abang yang walaupun terlihat tegas tapi sebenarnya adalah sosok yang hangat layaknya seorang ayah. Koko Hao, kakak yang walaupun suka mengomel tapi sebenarnya adalah sosok yang perhatian layaknya seorang ibu. Bang Harsa, abang yang bisa menjadi tempatnya bersandar jika ia sedang ada masalah dan butuh solusi. Kak Marchel, kakak yang selalu memperlakukannya layaknya adik yang paling ia sayang dan ia jaga. Juga salah satu mood booster yang paling bisa membuatnya tertawa. Kak Tara, kakak yang paling bisa menghiburnya saat sedang bersedih, alunan musik indah dari petikan gitar dan suara lembut pemuda itu selalu sukses membuat mood Yegan kembali naik. Bang Ginan, kakak sepupunya ini adalah sosok yang paling mengenal dan memprioritaskan dirinya lebih dari hal apapun. Menjaganya bagai berlian rapuh yang mungkin bisa retak atau rusak kapan saja. Ko Riki, kakak yang walau tsundere, selalu bisa memperlihatkan perhatian kecilnya lewat hal-hal yang bahkan tak ia sadari. Keroyalannya sama sekali tidak perlu diragukan. Dan yang terakhir, Bang Guno, abang yang selalu mengajaknya bermain layaknya teman seumuran, membuatnya sama sekali tak pernah merasakan apa arti kata kesepian. Yegan rasa, mereka adalah kumpulan orang berharga yang tuhan beri sebagai balasan atas setiap rasa sakit yang anak itu terima. Dan dari dalam lubuk hatinya yang terdalam ia berharap, mereka akan selalu seperti ini. "Semuanya mari bersama untuk waktu yang lama."
It's Always Been You✔️  بقلم WinterAurora00
44 فصل مكتمِلة
Winter, gadis skater serba bisa dari Thunder Clan, merasa seperti terjebak dalam mimpi buruk ketika papanya tiba-tiba meminta, atau lebih tepatnya memaksanya untuk bekerja sebagai asisten rumah tangga di rumah keluarga teman orang tuanya. "Kalau adek nggak mau, papa bakal bakar semua deck yang rapi tertata di kamar adek sampai jadi abu." Ancaman itu langsung menusuk hati Winter. Deck-deck itu bukan sekadar papan luncur. Mereka adalah bagian dari dirinya, saksi setiap kompetisi dan penopang semangatnya. Mana mungkin ia membiarkannya jadi korban amukan sang papa? Dengan terpaksa, ia pun menyanggupi pekerjaan itu meski artinya harus membagi waktu antara kuliah di Universitas Kwangya dan mengurus rumah keluarga majikannya. Merawat empat anak di rumah itu sebenarnya bukan tantangan besar untuk Winter. Ia bisa dengan mudah mengatasi kelakuan si kembar usil, Jisung dan Ningning yang berusia tujuh belas tahun, juga kepolosan Sakuya yang berusia sebelas tahun dan si kecil Ian yang baru enam tahun. Semua terasa terkendali kecuali satu hal: Jaemin, si sulung yang tampaknya menjadikan Winter sebagai target utama untuk mencari-cari kesalahan. "Bener kamu jago masak? Yakin nggak bakal mati kalau makan masakan kamu?" "Otaknya pinter atau nggak sih? Sayang banget masa muda kebuang percuma. Kamu nggak minat nyambung kuliah?" "Baru pagi-pagi aja udah ngilang. Kamu ke mana emang?" Sumpah, kalau saja Jaemin bukan anak majikannya, Winter sudah lama melibas pria itu dengan deck kesayangannya. Menyebalkan bukan main. Namun, di balik semua adu mulut dan tatapan sinis itu, ada sesuatu yang samar. Perasaan yang pelan-pelan menyusup, tapi tak mungkin mereka akui. Di tengah kesibukan menjadi mahasiswa sekaligus satu-satunya gadis di Thunder Clan, mampukah Winter bertahan menghadapi kelakuan Jaemin yang seakan bisa meruntuhkan dunia? Dan apa yang akan terjadi ketika Jisung, Ningning, Sakuya dan Ian mulai menganggap Winter sebagai kakak mereka sendiri?