Jangan ada yang mati duluan

Jangan ada yang mati duluan

  • WpView
    Reads 2,731
  • WpVote
    Votes 215
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jun 12, 2024
WpInfo
Non-Fiction
di ceritakan ada 4 sekawan yang udah be kawan lama, dari kecil mereka selalu bersama-sama kemana pun, hingga di saat mereka sudah beranjak dewasa ada satu dari keempat kawan ini mempunyai penyakit yang parah dan sangat tidak mungkin untuk di sembuh kan dan yang punya penyakit itu adalah Indra, Indra sama sekali tidak pernah ngasih tau penyakit ketiga kawan nya karna dia tidak mau merepotkan kawan-kawan nya, dan dari keempat kawan itu ada satu yang sering mengucapkan kata "dari antara kita berempat jangan ada yang mati duluan ya" yang sering mmengucapkan kata itu adalah Oki, dan dari keempat kawan ini ada satu yang sangat perhatian kali dan dia yang paling tua di antara mereka berempat dia adalah Boris, Boris yang selalu tau kesukaan, impian kawan-kawan dan dia juga yang selalu jadi tempat curhat, dan dari keempat kawan ini ada satu yang paling bandel tapi dia yang paling sering menghibur dia adalah Bene.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • BHS
  • KELUARGA UMANARA  [ END ]
  • anugrah terindah (end) [before takdir indah]
  • perfect home [ondah]||END||✓
  • sebenci itu??
  • di jaga 4 kaka tiri
  • Kamu Yang Terindah ( ORINE ) -END
  • 𝐄𝐥𝐝𝐢𝐫𝐚 || [Greshan]
BHS

"Setiap manusia pasti punya kecewanya masing-masing, maka hal besar yang wajib dihindari adalah dengan tidak menaruh harapan pada manusia lainnya". "Paham kan sama apa yang Oma bicarakan nduk, le ?". "Rio sih paham Oma, tapi sedikit hehe" sementara Disa hanya mengerjapkan matanya ketika berusaha mencerna nasihat yang Oma nya berikan. "Emmm kalo sekarang sih Disa gak paham Oma, tapi kalo besok besok aja pahamnya gak apa-apa kan ? Disa kan masih kecil Oma, belum pintar kayak bang Rio" "Halah Disa mah pahamnya cuma eskrim mochi Oma, kalo yang kayak ginian otaknya gak bakalan nyampe" "Bang Rio apaan sih, kan emang aku masih kecil mana ngerti yang begituan. Liat nih umur aku tuh masih 7 tahun". Disa menunjukkan jarinya tapi tidak sesuai dia bilang 7 tapi jari yang ditunjukkan ada 8 "Itu delapan peak". Rio hanya bisa memutar bola matanya jengah Oma yang melihat kedua cucunya pun hanya terkekeh "Iyaa kalian memang masih kecil, tapi kan tidak ada salahnya menerima nasihat dari Oma. Mumpung Oma masih ada". Setiap nasihat yang Oma nya berikan memang mengandung kalimat-kalimat bijak dan mungkin lebih cocok untuk orang yang lebih dewasa. Namun tidak menutup kemungkinan jika suatu saat cucunya yang masih kecil-kecil itu akan selalu mengingat nasihat yang diberikannya. Berharap pada manusia memang hal yang harus dihindari.

More details
WpActionLinkContent Guidelines