Hampa
  • WpView
    Reads 28
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2024
Berawal dari sebuah mimpi menyenangkan namun menyesakkan. Sebuah mimpi yang cukup membuat Nandria kewalahan. Tak cukup sampai di sana seolah Tuhan tak ingin gadis itu tenang ia dihadapkan pada situasi menegangkan. Melihat seorang lelaki yang hendak dibunuh di hadapannya, dengan sebuah senapan yang ditodongkan tanpa ragu. "Kau seharusnya membiarkan ku mati." Ya seharusnya ketika itu Nandria membiarkannya. "Setidaknya kau harus mati dengan elegan tidak dengan cara menyedihkan seperti ini." Dan Nandria menyesal mengatakan kalimat penuh bualan itu. Nandria menyesal, jika saja ia tahu pada akhirnya ia akan terjebak dengan sosok bermata hijau yang sialnya tampan, membuatnya terjebak pada situasi lebih menyeramkan daripada mimpi yang ia alami, Nandria tak akan mau. Cover by pinterest
All Rights Reserved
#873
twins
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)
  • Velvet Shadows (END)
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • Merried in Another Life (END)
  • "The Villainess Doesn't Wanna be Here" [✓]
  • ALZEA
  • Figuran: Change Destiny of The Antagonist (tersedia pdf)
  • Married at First Sight : The Antagonist's Bride
  • Xagala
  • FOR YOU...

"LO UDAH BUNUH CEWE GUE,MATI LO JALANG" ucap Nathan semakin kuat mencekik keyra wanita itu memberontak berusaha melepas cekikan nathan "Sak...sak...itt na....than lep...pas hikss" ucap keyra yang sudah menangis kesakitan karena nathan mencekiknya kuat Nathan yang sudah dipenuhi amarah sama sekali tidak perduli, tangannya semakin kuat mencekik keyra,hingga akhirnya gadis kehilangan nyawanya ...... "kalo kamu memang cinta sama aku,aku minta sama kamu stop untuk membunuh orang,aku gak mau Nathan aku gak mau punya kekasih seorang pembunuh,aku minta kamu stop mulai sekarang" ucap Syifa dengan air matanya yang membasahi pipi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines