Hampa
  • WpView
    Reads 14
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 16, 2024
Berawal dari sebuah mimpi menyenangkan namun menyesakkan. Sebuah mimpi yang cukup membuat Nandria kewalahan. Tak cukup sampai di sana seolah Tuhan tak ingin gadis itu tenang ia dihadapkan pada situasi menegangkan. Melihat seorang lelaki yang hendak dibunuh di hadapannya, dengan sebuah senapan yang ditodongkan tanpa ragu. "Kau seharusnya membiarkan ku mati." Ya seharusnya ketika itu Nandria membiarkannya. "Setidaknya kau harus mati dengan elegan tidak dengan cara menyedihkan seperti ini." Dan Nandria menyesal mengatakan kalimat penuh bualan itu. Nandria menyesal, jika saja ia tahu pada akhirnya ia akan terjebak dengan sosok bermata hijau yang sialnya tampan, membuatnya terjebak pada situasi lebih menyeramkan daripada mimpi yang ia alami, Nandria tak akan mau. Cover by pinterest
All Rights Reserved
#713
toxic
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FOR YOU...
  • To Be Antagonis
  • Xagala
  • Is all of this bad?
  • the devil my husband
  • Figuran: Change Destiny of The Antagonist (Terbit)
  • Let's Make A Happy Marriage
  • Kesempatan Kedua Mengubah Masa Depan
  • B͇l͇i͇n͇d͇ ͇W͇o͇m͇a͇n͇ // (selesai)

Aku harus siap mati. Enggak, bung. Bukannya aku lebay atau apa, tapi setelah semua hal mengerikan yang terjadi di hidupku yang mengerikan, pada akhirnya aku kembali berhadapan dengan saudariku yang tak kalah mengerikannya, Nada. Kalau kau belum tahu seberapa mengerikannya dia, biar kujelaskan secara singkat. Dia tipe orang yang bakal melakukan apapun untuk mendapatkan apa yang dia mau, dan maksudku apapun, adalah termasuk membakar aku dan teman temanku hidup hidup hanya karena dia merasa tersaingi olehku. Dia tipe orang yang tega melibatkan orang orang tak bersalah hanya untuk memenuhi tujuannya. Pokoknya, dia itu psycho. Dan... alih alih memusingkan masalah yang makin serius itu, aku malah terus saja kepikiran dengan hubunganku dan Arjuna yang berakhir. Yep, kalian tak salah baca. Kami putus. Dan aku-oke, jujur-sedih sekali rasanya. Aku tak punya pilihan lain untuk menghadapi Nada dan memperoleh kembali hidupku yang dulu. Kali ini, bahkan, harus kuhadapi dia sendirian. Tanpa teman temanku-Sica ataupun Luna-tanpa, ehem, mantan pacarku-Arjuna, dan tanpa bantuan polisi atau siapapun. Hanya aku, Nada, dan masa lalu kami berdua. •••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••• Ikuti intrik dan rasa sakit yang menjadi ujung pangkal dari semuanya Pertaruhan antara orang orang tersayang dan berharga yang harus saling kehilangan Buku Keempat DarkLove Series, For You...

More details
WpActionLinkContent Guidelines