Story cover for KINDENS by MoonMood666
KINDENS
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 18
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 14, 2024
Ada anak yang tidak pernah benar-benar pulang.
Bukan karena ia tersesat,
melainkan karena tidak ada lagi rumah yang mau menerimanya.

Ia belajar sejak kecil bahwa dunia tidak selalu bertanya *mengapa*.
Dunia hanya menunjuk dan memutuskan.
Siapa yang pantas, siapa yang berlebih.

Ada malam ketika api menyala terlalu terang.
Ada pagi ketika abu lebih berat daripada kenangan.
Dan ada perjalanan panjang yang dimulai tanpa peta.

Di suatu tempat, berdiri tembok yang tidak bisa ditembus semua orang.
Di baliknya, mereka menyebutnya sekolah.
Namun yang benar-benar dipelajari di sana bukan sekadar membaca atau bertarung-
melainkan cara bertahan tanpa kehilangan diri sendiri.

Anak itu membawa sesuatu dalam dirinya.
Bukan kutukan. Bukan anugerah.
Sesuatu yang bahkan ia sendiri belum mengerti.

Ia hanya tahu satu hal:
jika dunia menolaknya sekali lagi,
ia tidak akan lari.

Ia akan berdiri.

Dan cerita ini dimulai
tepat sebelum ia tahu
bahwa berdiri
selalu punya harga.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add KINDENS to your library and receive updates
or
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Dia Suamiku (ENDING) cover
GENTAWA✓ cover
Sebuah Takdir cover
The Cat and The Mafia cover
TERIMAKASIH,BOY. cover
Sepotong Luka cover
Figuran Bebas cover
Segelas Cinta cover
Suamiku Sahabat Adikku cover
Spirit Of Love cover

Dia Suamiku (ENDING)

35 parts Complete

Highest rank 🏅 #1 accident (21/05/2020) #1 sosweet (21/06/2020) #3 accident (23/05/2020) #10 Romance (08/05/2020) *** "Bersikap yang manis, sekalipun lo gak menginginkan pernikahan ini." Bisikan itu membuat wanita ini menoleh menatap pria yang berdiri di sampingnya. Pria yang saat ini adalah suaminya. "Bisa, kan?" Pria itu menaikkan alisnya sebelah saat menatap gadis yang kini berstatus sebagai istrinya. Wanita itu mendengus kesal. Haruskah ia memperlihat senyum bahagiannya saat ini? Bagaimana bisa, sedangkan ia tidak menginginkan pernikahan ini. Hmm... Bukan pernikahan, tapi pria yang berstatus suaminya itu bukanlah pria yang ia inginkan. Jadi, wajar saja jika ia sulit untuk bersikap manis. Apalagi untuk tersenyum bahagia. Benar! Ini adalah mimpi buruk untuknya. Lalu bagaimana kelanjutannya, apakah pernikahan itu benar-benar nyata terjadi atau hanya mimpi buruk?