KINDENS
  • WpView
    Reads 23
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Dec 27, 2025
WpInfo
Fiction
Fantasy
Ada anak yang tidak pernah benar-benar pulang. Bukan karena ia tersesat, melainkan karena tidak ada lagi rumah yang mau menerimanya. Ia belajar sejak kecil bahwa dunia tidak selalu bertanya *mengapa*. Dunia hanya menunjuk dan memutuskan. Siapa yang pantas, siapa yang berlebih. Ada malam ketika api menyala terlalu terang. Ada pagi ketika abu lebih berat daripada kenangan. Dan ada perjalanan panjang yang dimulai tanpa peta. Di suatu tempat, berdiri tembok yang tidak bisa ditembus semua orang. Di baliknya, mereka menyebutnya sekolah. Namun yang benar-benar dipelajari di sana bukan sekadar membaca atau bertarung- melainkan cara bertahan tanpa kehilangan diri sendiri. Anak itu membawa sesuatu dalam dirinya. Bukan kutukan. Bukan anugerah. Sesuatu yang bahkan ia sendiri belum mengerti. Ia hanya tahu satu hal: jika dunia menolaknya sekali lagi, ia tidak akan lari. Ia akan berdiri. Dan cerita ini dimulai tepat sebelum ia tahu bahwa berdiri selalu punya harga.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ABISYA (aku & dia)
  • obsesi seorang mantan pacar
  • GENTAWA✓
  • ME VS PARA MANTAN
  • Suamiku Sahabat Adikku
  • The Cat and The Mafia
  • Regret [COMPLETED✔️]
  • Raga Kara
  • Segelas Cinta
  • Figuran Bebas

lamanya suatu hubungan tak menjamin setianya kedua pasangan ketika cinta telah berhianat dan sahabat menghancurkan pertemanan lalu apakah masih ada rasa percaya itu ____________________________________________ " sayang aku bisa jelasin " ucap Rio " gue gak nyangka ternyata Lo kaya gini, gue benci sama Lo" teriak Aisyah emosi " dan buat Lo syer, selama ini gue udah anggap Lo saudara gue sendiri tapi apa Lo malah hianatin gue" ____________________________________________ " Aisyah Wulandari Wijaya Will you marry me? "

More details
WpActionLinkContent Guidelines