Story cover for Evanescent (Tamat) by _ifailonved
Evanescent (Tamat)
  • WpView
    LECTURES 145
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Chapitres 15
  • WpView
    LECTURES 145
  • WpVote
    Votes 41
  • WpPart
    Chapitres 15
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 14, 2024
"Seperti kata mereka ... Aku yang terlahir sebagai pembawa kesedihan."

•••

Sebaik-baiknya momen indah dalam kehidupan seseorang, ada beberapa momen yang tidak pantas diabadikan. Sebaik-baiknya seseorang menyikapi masalah begitu tenangnya, dia akan meledak pula suatu saat nanti. Sebaik-baiknya cinta yang katanya sejati, akan layu jika terus diabaikan tiada harganya. Manusia memang dibersamai dengan takdir yang pelik nan rumit, hanya saja beberapa diantaranya memilih menyerah. 

Padahal, Tuhan janjikan kebahagiaan tiada tandingnya, hanya saja manusia selalu terburu-buru dalam mengambil tindakan tanpa berpikir panjang.

Ini dia, Heru dan beberapa momen yang 'dia' abadikan dalam kamera tua peninggalan Ayahnya.




Diharapkan tidak plagiat dalam bentuk apapun⚠️
Cerita hanya sebuah fiksi belaka⚠️
Maaf bilamana ada kesamaan nama, dan tempat karena itu murni tidak disengaja.

start :
finish :
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Evanescent (Tamat) à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
#45haknyeon
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓, écrit par ZaAera20
28 chapitres Terminé
[Proses Revisi] Ntah apa yang menurut semesta ini lebih menyakitkan dibandingkan orang tua yang berkeji hati pada sang buah hati. Segala sarwa kehidupan menjadi saksi kepahitan. Ntah sejuta nestapa lara yang terpendam, terkubur jauh lebih dalam, terbendung nyata dalam atma yang telah layu. Menyisakan duka yang terlampau sendu. Aku terlalu rapuh, untuk segala hal yang telah lalu. Ntahlah agaknya, aku terlalu sungguh, menginginkan kasihmu yang tak lagi utuh. Aku adalah aksara yang tak bermakna, sedangkan engkau fatamorgana yang kupaksa jadi nyata. Segala hal tentang keabadian fana adanya. Ini bukanlah perihal asmaraloka, ini perihal sebuah jiwa yang tak lagi utuh, yang selalu jatuh, yang terlihat tangguh namun sangatlah rapuh. Sebuah jiwa yang kehadirannya tak pernah lagi tersentuh oleh tangan-tangan halus, yang dirindukan dari seorang ayah. "Ayah tak mencintaiku..tapi aku mencintainya. Sampai kapanpun akan terus mencintainya." "Tuhan mengapa hidup di dunia begitu melelahkan?" "Sunoo lelah, bolehkah Sunoo menyerah?" "Mengapa dunia begitu kejam padaku?" "Tuhan, aku lelah terus berpura-pura bahagia" "Aku sudah terbiasa kehilangan.. tetapi mengapa rasa sakit selalu datang saat aku kembali merasakan kehilangan?" "KENAPA HARUS AKU YANG MERASAKAN INI SEMUA?!" (Baru revisi bagian awal. Sisanya belum. Kalo ada kekurangan mohon maaf, bagian awal mungkin kurang seru, tapi coba baca sampe akhir, dijamin seru! Kalau kata orang sih gitu... Hehehehehe) Cover by : ZaAera20 Multi language Ada bahasa kasar sedikit Narasi : baku Dialog : non baku Mengandung kekerasan⚠️ Terdapat unsur bullying ⚠️ Start : 23 Februari 2021 End : 28 Agustus 2021 Cerita ini murni ide author, jika menemukan kesamaan cerita, itu hanya sebuah kebetulan Dilarang keras mengcopy cerita Zera!⚠️ Cerita Zera diperuntukkan untuk di baca.. bukan di copy atau di plagiat
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 9
(COMPLETED) cover
Kenapa Harus Aku?! || Kim Sunoo [END]✓ cover
Arsyilazka cover
Fake Love Or True Love?(Vsoo) And✓ cover
Possessive Badboy [END] cover
First Love And Last Love(✔)🔚 cover
istriku canduku [COMPLETED] cover
Possesive Psikopat cover
DEPRESSION cover

(COMPLETED)

32 chapitres Terminé

Pada akhirnya aku mengikhlaskanmu dicintai oleh pembacaku Semua manusia terikat pada masa lalu, ada yang memilih pergi dan melupakan, ada juga yang masih terjebak. Ketika kenangan itu datang dengan seulas senyum tak berdosa, hati hanya bisa pasrah dan mengikuti. Jika hidup harus tentang memilih, lebih baik hentikan waktu. Pada apa yang harus kita lalui, waktu berharga tapi waktu juga menyiksa. Bintang bilang, ingin ia museumkan saja memorinya agar bisa jadi sejarah. Jika ingin mengenang, kan bisa berjalan-jalan. Salahku menitip hati pada orang yang salah dan salahku juga merasa kehilangan pada apa yang belum kumiliki- Tak sedikit manusia yang pernah merasa kehilangan padahal dirinya samasekali tak memiliki orang itu. Bahkan banyak yang hanya berjalan tanpa tahu, sebenarnya tak ada hal yang dimulai. #5 uwuw-5-09-2020 #5 ansel- 7-09-2020 #7 Leslar7-09-2020 #1 harrisvriza-7-09-2020 #1 humorcinta - 8-09-2020 #nggak tau, nilai sendiri saja yah