Berteman Sepi

Berteman Sepi

  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2024
Ternyata benar, semakin beranjak dewasa banyak harapan yang tak sesuai dengan angan angan. Kupikir semakin dewasa itu menyenangkan, bisa membeli apapun, bisa pergi kemanapun. Ternyata, menjadi dewasa sangatlah sulit selalu mempunyai ruang kesepian yang ada pada diri sendiri, selalu bergulat dengan pikirannya untuk masa depan. Kisah ini aku tulis dan di abadikan dari sosok gadis kecil yang di setiap perjalanannya penuh rasa cemas dan rasa takut, aku harap cerita ini tersampaikan kepada kalian yang masih ragu untuk melangkah dan mencari arah pulang. Aku tulis cerita ini tanpa menjiplak karya siapapun, mohon maaf jika ada kesamaan dalam penulisan, kata-kata, atau alur tanpa ketidak sengajaan🙏🏻 #Jangan lupa bantu vote dan komen yaa teman-teman
All Rights Reserved
#135
sepi
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • Self Injury's(complete)✔
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • Bukan Kita D.A.N
  • Cerita Tentang Kita
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri
  • OUR PROMISE
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • PHILIA -Story Of Viera- ( END )
  • My Junior My Love ✔️

⚠️ DILARANG MENYALIN CERITAKU❗️ - Aku tumbuh dalam dunia yang sejak awal terasa pincang-tanpa sosok ayah, tanpa genggaman tangan yang menuntunku melewati masa kecil yang seharusnya hangat. Yang ada hanya keheningan, pertanyaan-pertanyaan yang tak pernah mendapat jawaban, dan ruang kosong yang tak bisa diisi oleh siapa pun. Hidup mengajarkanku untuk menjadi kuat bahkan sebelum aku tahu arti kekuatan itu. Aku melihat ibuku berjuang sendirian, matanya menyimpan luka yang tak ia ceritakan, sementara aku belajar memahami kesedihan dalam diam. Aku tumbuh dengan beban yang tak seharusnya kupikul, memendam semua yang sakit, dan melangkah dengan luka yang tak terlihat. Ini bukan sekadar kisah tentang kehilangan, tapi tentang bagaimana aku bertahan. Tentang bagaimana aku menemukan caraku sendiri untuk berdiri di dunia yang terasa asing dan kejam. Tentang bagaimana ruang kosong dalam diriku perlahan berubah-bukan menjadi penuh, tapi menjadi bagian dari siapa diriku sekarang. "Sepotong Kekosongan" adalah kisah perjalanan seorang anak yang kehilangan sosok yang seharusnya ada, bertahan di tengah kesepian, dan menemukan kekuatannya sendiri di antara luka-luka yang tertinggal.

More details
WpActionLinkContent Guidelines