Berteman Sepi

Berteman Sepi

  • WpView
    Reads 646
  • WpVote
    Votes 463
  • WpPart
    Parts 9
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Jul 19, 2024
Ternyata benar, semakin beranjak dewasa banyak harapan yang tak sesuai dengan angan angan. Kupikir semakin dewasa itu menyenangkan, bisa membeli apapun, bisa pergi kemanapun. Ternyata, menjadi dewasa sangatlah sulit selalu mempunyai ruang kesepian yang ada pada diri sendiri, selalu bergulat dengan pikirannya untuk masa depan. Kisah ini aku tulis dan di abadikan dari sosok gadis kecil yang di setiap perjalanannya penuh rasa cemas dan rasa takut, aku harap cerita ini tersampaikan kepada kalian yang masih ragu untuk melangkah dan mencari arah pulang. Aku tulis cerita ini tanpa menjiplak karya siapapun, mohon maaf jika ada kesamaan dalam penulisan, kata-kata, atau alur tanpa ketidak sengajaan🙏🏻 #Jangan lupa bantu vote dan komen yaa teman-teman
All Rights Reserved
#126
diri
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • HUSBAND FOR ME ~ LEE JENO NCT X OC (FanFict)
  • Cerita Tentang Kita
  • Sepotong Kekosongan [ THE END ]✔︎
  • ALEYA~~
  • 𝐊𝐚𝐥𝐚 𝐒𝐞𝐧𝐣𝐚 [Sudah Terbit]
  • Bukan Kita D.A.N
  • ZIVANA(ON GOING)√
  • Setia Di Hati (Selesai)
  • Rumah Yang Kuciptakan Sendiri

Prekuel 'Still The One' "Terlalu banyak hal yang aku takuti, merasa lelah dan tak bisa meraih mimpi. Dunia terlalu kejam untuk aku yang takut sendiri." - Mayang Eira Calista *** Ini tentang Aby dan Maya, yang terpaksa harus menikah di penghujung masa SMA karena kejadian salah paham yang menimpa mereka. Semuanya terjadi begitu saja, mereka kepergok tidur bersama di kamar Maya. Menikah muda dengan status masih SMA tidaklah mudah, apalagi setelah kejadian itu hidup keduanya benar-benar berubah. Banyak rintangan yang harus mereka lewati berdua, melanjutkan hidup tanpa bimbingan orang tua, atau orang-orang terdekatnya. Keduanya terluka, sama-sama kehilangan rumah tempatnya pulang. Jika rumah Maya sudah hancur jauh lebih lama sebelum kejadian itu, berbeda dengan Aby yang dipaksa pergi karena tak dipercaya lagi. "Lo bisa percaya sama gue kan, May?" "Percaya apa?" tanya Maya tak mengerti. "Mungkin kehidupan kita akan lebih sulit ke depannya, apalagi dengan status kita yang suami istri dan juga pelajar. Orang akan menilai kita dengan sebelah mata, kalau tau. Tapi, apa pun yang akan terjadi nanti, gue akan berusaha untuk terus jagain lo. Berusaha untuk membuat lo tetap baik-baik aja bersama gue. Untuk itu, gue tanya. Apa lo bisa percaya sama gue?" "Gue bisa percaya, selagi lo nggak akan tinggalin gue. Gue takut sendiri, By." "Lo nggak akan pernah sendiri, gue nggak akan tinggalin lo." Pada saat itu, semuanya dimulai. Mampukah mereka menjalani hari-hari terberatnya? Apalagi, ketika tahu Maya hamil. Apakah Aby dan Maya bisa menerimanya? •Rumah Sepasang Luka• 18+

More details
WpActionLinkContent Guidelines