ARAH PULANG

ARAH PULANG

  • WpView
    LETTURE 585
  • WpVote
    Voti 294
  • WpPart
    Parti 5
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione lun, mag 27, 2024
Wijaya tersenyum melihat seberapa berusahanya putrinya ingin menjaga nama baik kekasihnya, "mau sebaik apapun Rico, tapi itu salah sayang." Wijaya meraih tangan putrinya, "tangan ini gak bisa di pegang sama sembarangan orang." "Ayah, Rico gak pernah macam-macam sama Rara kok, Rara juga yakin Rico tuh cowok baik-baik." Rara menunjukkan beberapa barang-barang yang tadi sempat di belikan oleh Rico, "liat ini, Rico beliin semua ini buat Rara. Rico baik ayah." "Tapi kamu tau? dalam Islam hukum pacaran itu haram, uang yang di pakai Rico buat beliin barang ini juga hukumnya haram, kamu tau kenapa? karena Rico gak punya kewajiban buat beliin ini semua." "Dan, kalo Rico cowo baik-baik dia gak akan pernah mau ngajak kamu buat pacaran, dia gak akan nyentuh kamu sesuka hatinya, karena kalo dia baik dia akan jaga kamu."
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Terima kasih Imajinasi [end]
  • Enough Love Not For Own [HIATUS]
  • "Gue Ganteng!!" (COMPLITED)
  • FRIENDZONE
  • ALFIAN BAGASKARA
  • Upside Down

Apa ini plagiat karya kalian I don't think so!! Ingat ya ini cuma karangan fiksi, jika kesamaan tempat dan alur cerita, mohon maaf saya tidak maksud meniru (15+) Hai tems, yuk pahami sekilas sebelum baca Tiap partnya sedang-sedang saja, cerita gak sepanjang itu dan gak sesingkat itu, normal-normal aja, menurut saya!!ಥ⌣ಥ(」゚ロ゚)」 SINOPSIS ★★★ Hidup di rantau hanya dengan seorang sepupu, bahkan sama-sama perempuan. Nama kakak sepupu Gua Yuni. Selain Kak Yuni, Gua juga punya sosok kakak yang ganteng alias kakak jadi-jadian selama di rantau, kerap disapa Kak Ari. Kak Ari sangat freindly menurut Gua, kadang kita musuhan kadang kita saling sayang kadang kita saling jahil. "Ini oleh-olehnya kok banyak amat Kak? Kak Ari ke pasar kuliner apa daki gunung nih?" "Banyak tanya kamu Gey." suara Kak Yuni tiba-tiba dari belakang bikin Gua ngelus dada. "Ih Kak Yuni, bikin jantungan mulu ya hari ini. Tiba-tiba teriak-teriak sekarang tiba-tiba muncul." ujar Gua masih kaget. ★★★ Meski di rantau Gua punya sahabat, Gua bukan tipe orang yang freindly, lumayan sukar berteman. "Berasa kuli Gua." teriak Gua pada Fagrel yang sedang mengangkut bambu tiga kali lipat dari Gua. "Biar berotot Lo." balasnya senyum-senyum. ★★★ Dalam cerita ini banyaknya kisah Gua di sekolah, ada kasus masa lalu yang gak Gua duga-duga bisa timbul lagi. "Omorfia." panggil wanita itu lembut. "Apa? Anda tidak pantas menyebut nama itu." amuk Gua menggebu-gebu. "Omor! Jaga bicara kamu! Dia Mama Kamu!" ★★★ Kata orang percuma lari dari masa lalu, mau lari kemana aja gak bakal bisa, karena dunia itu sempit, dimana ada manusia disitu ada masalah dan masalah gak bisa dihindari bukan?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti