Story cover for Malam Takbir by inikucinghitam
Malam Takbir
  • WpView
    LECTURES 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
  • WpView
    LECTURES 7
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Chapitres 3
En cours d'écriture, Publié initialement avr. 16, 2024
Jagat bertemu dengan Teja di kala malam takbir pertama tiba. Disaat Jagat sedang mengikuti pawai obor, lalu tanpa sengaja manik almond milik nya menangkap sosok pemuda manis--yang tak lain adalah Teja--sedang duduk sendiri di teras rumah nya. 

Wajah manis dan kulit putih milik Teja sanggup untuk menarik perhatian Jagat. Jagat salah fokus dengan Teja, apalagi dengan manik rubah yang di miliki oleh pemuda manis tersebut. 

Tanpa berpikir panjang Jagat langsung meninggalkan acara pawai obor tersebut, berlari melawan arah untuk sampai di rumah Teja. Sesaat Jagat tiba, Ia langsung menarik tangan pemilik manik rubah tersebut--yang membuat Teja bingung akan tingkah orang asing yang kini menggenggam tangan nya.

Bagaimanakah kelanjutan nya? Akankah Teja menerima perlakuan orang asing tersebut? Atau menolak nya? Atau bahkan menolak nya secara tak hormat--seperti menampar wajah tampan milik Jagat atau berteriak kalau diri nya sedang di culik?
Tous Droits Réservés
Inscrivez-vous pour ajouter Malam Takbir à votre bibliothèque et recevoir les mises à jour
ou
Directives de Contenu
Vous aimerez aussi
Vous aimerez aussi
Slide 1 of 6
Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅ cover
PERWIRA YUDA (TAMAT) cover
DION DAN GABRIEL (BXB)  cover
dijodohkan paksa dengan musuh(On Going)  cover
AMIGDALA | Jaemren cover
Fake Boyfriend (BXB) (End) cover

Terikat Dengan Ketua Mafia🔞✅

22 chapitres Terminé Contenu pour adultes

Bugh!! Bugh!! Kreakkk!!! "Akhhh sialan lo!! Berani nya kroyokan!! Jerit nya murka ketika diri nya di kroyokan tiba-tiba. Bugh!!! Pukulan telak mengenai rahang pria itu, hingga membuat sudut bibir nya sobek " siapa lo?! "Murka nya ketika seorang pria asing tiba-tiba men jotos rahang nya. " pergi atau gua mutilasi di sini!! "Ancam nya dengan nada rendah penuh peringatan. 1 2 3 Hitungan ketiga pria itu tak bergerak sama sekali, hingga tiba-tiba Sreeettt!!! Akhhhh Sebuah pisau lipat, menggores di lengan pria itu. " hahaha... Gua kan udah bilang, pergi ya pergi!! Teriak nya dengan di selingi ketawa yang sangat menyeramkan. Hingga akhirnya pria itu pergi meninggalkan kedua pria itu di sana. "Lo gapapa? " tanya pria misterius itu. "Its oke" ucap nya sambil memegang rahang nya yang terasa kebas. "Gua duluan... Hati-hati " pamit nya sambil berjalan tertatih-tatih menuju motor sport hitam yang tergeletak di sana. Brumm... Brumm.. Sepeninggal nya pria itu, diri nya masih saja menatap tubuh pria itu yang semakin mengecil. "He's is mine" gumam nya dengan senyum yang tipis.