Story cover for All About You by maifens
All About You
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
  • WpView
    Reads 26
  • WpVote
    Votes 5
  • WpPart
    Parts 1
Ongoing, First published Apr 16, 2024
Jatuh cinta pada pandangan pertama itu menyenangkan, namun melupakan cinta pertama itu sangat sulit dan begitu menyedihkan.
Kisah yang di awalnya penuh kemanisan lalu semakin lama berubah menjadi kesedihan, karena ke egoisan, mereka yang dulunya sedekat nadi, berjarak menjadi orang asing kembali yang malah semakin membuat mereka berjauhan dan semakin melupakan kenangan manis yang mereka buat di awal pertemuan.
All Rights Reserved
Table of contents
Sign up to add All About You to your library and receive updates
or
#285band
Content Guidelines
You may also like
You may also like
Slide 1 of 10
Work Life, Love Balance cover
Half Of My Heart cover
ON THE BACK BURNER cover
Touchpoints cover
Labirin Gairah cover
Favorite Lecturer  cover
Menuju Seperempat Abad cover
Call It A Day! cover
Gedith Woman [REPUBLISH] cover
Colorful Under White Robes! (TERBIT)  cover

Work Life, Love Balance

40 parts Ongoing

Siena Zahra tidak pernah menyangka keputusan impulsif untuk menemani sahabatnya--Raline, melakukan kopdar Tinder dengan identitas palsu akan berubah menjadi mimpi buruk yang merembet sampai ke kantor. Waktu itu, demi keamanan karena itu pengalaman pertama Raline dalam dunia dating apps, mereka sepakat memakai nama dan pekerjaan palsu. Pertemuan berlangsung canggung-apalagi karena Dipta, cowok Tinder itu, ikut membawa temannya, pria dengan tatapan dingin dan observan bernama Naresta Dirgantara. Siena tahu pria itu mencurigainya, tapi dia berpura-pura santai. Mereka pulang dan menganggap semua itu hanya pengalaman lucu yang tidak perlu diingat lagi. Dua minggu kemudian, hidup Siena jungkir balik. Perusahaan mengumumkan atasan baru di divisi Siena. Masuklah pria yang sama. Pria dari kopdar itu. Naresta Dirgantara. Dan tatapan lelaki itu tepat seperti dugaan Siena--dingin, menilai, sinis, seolah berkata "Aku tahu kamu penipu." Sejak hari pertama, Siena menjadi target perhatian Naresta dan bukan yang menyenangkan. Setiap laporan, rapat, hingga keputusan kecil pun selalu dipertanyakan. Seakan Naresta sengaja menjadikan masa lalu singkat itu sebagai alasan untuk meruntuhkan profesionalitas Siena.