NISCALA
  • WpView
    Reads 27,268
  • WpVote
    Votes 1,272
  • WpPart
    Parts 26
WpMetadataReadComplete Mon, Apr 29, 2024
"Apa jadi cowok harus selalu kuat? Apa cowok gak boleh nangis?" -Niscala Andromeda Pertanyaan yang datang dari seorang lelaki yang mempunyai cita-cita menjadi polisi. Seorang lelaki yang diperkirakan umurnya tidak akan lebih dari dua puluh tahun. Seorang lelaki yang berlomba dengan penyakit dalam mengejar cita-citanya. Seorang lelaki yang di benci, di buang, di siksa, bahkan ... hampir di bunuh. Oleh sosok yang seharusnya di banggakan seorang anak. Karena sebuah takdir, takdir Tuhan yang tidak sesuai dengan keinginan orang itu. NISCALA Story Ranking # thiller - 1 of 1,61 RB (9/7/24)
All Rights Reserved
#754
penyiksaan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Sejenak Luka
  • Minus A
  • Kapan ini berakhir???
  • AKSARA Garis Pertemuan
  • ARDILA & DINAR
  • Gadis Cuaca
  • Satria Dirgantara [Complete]
  • A Fractured Soul
  • My Boyfriend Is a Police [HIATUS!]
  • Juan [REVISI]

"Jean, Nara pinjam uang boleh? Uang jajan Nara dipotong ayah karena nilai ulangan fisika Nara turun jadi 85." "Jean, Nara boleh nebeng pulang di motor Jean, nggak? Bentar lagi ujan, Nara gak punya uang naik angkot." "Jean, boleh pinjam baju olahraga? Punya Nara disobekin sama temen-temen Nara." "Jean, kata temen Nara, Nara gak pantas jadi kakak Jean. Itu benar, ya?" "Kenapa Jean dan Arkan selalu jahat ke Nara?" *** Nara tidak pernah mengeluh, kendati sakitnya sejak kecil tak pernah luruh. Nara tidak iri pada saudaranya, kendati takdir begitu keji untuknya. Nara menyayangi ayahnya, Arkan, dan Jean. Mirisnya, semuanya tidak pernah menginginkan entitas Nara di hidup mereka. Karena Nara cacat. Penuh cela. Nara dibenci. Nara disiksa. Nara ditinggal. Nara tidak memiliki alasan lagi untuk bertahan dengan luka. Temukan kisah perjalanan hidup Nara bersama orang-orang tersayangnya di semesta. Membawa sejenak luka lalu pergi menghampirkan duka.

More details
WpActionLinkContent Guidelines