PERCIKAN HIDUP

PERCIKAN HIDUP

  • WpView
    GELESEN 10
  • WpVote
    Stimmen 0
  • WpPart
    Teile 3
WpMetadataReadLaufend
WpMetadataNoticeZuletzt aktualisiert Mi., Apr. 17, 2024
Sekarang pukul 03.30 ayla harus pergi ke setiap warung untuk mengambil wadah yang dia gunakan untuk membuat kue tersebut. "Aduh neng geliss sudah datang aja, ini tempatnya kuenya hari ini laris manis lo neng" Ucap mang yang punya warung. " Ya allah yg bener mang ? " Ayla melihat senang. "Iya ni neng, semuanya 350rb neng" Ucap mang jualan "Untuk mamang juga" Ucap ayla ingin menyerahkan sekertas uang berwarna biru (50rb). "Engga usa neng, mang ikhlas kok, buat neng aja" Ucap mamang sambil mendorongkan tangan ayla agar tidak menyerahkan uang tersebut. "Beneran mang ?, ayla jadi ga enak ini, karna mang bertahun2 ga ambil uang potongan" Ucap ayla karna merasa tidak enak. "Uda sana pulang, sudah mau hujan juga" Ucap mamang sambil mendorong ayla keluar dari kedenya, bukan mksd lain lain tapi mamang memang ikhlas tidak mengambil uang potongan. " Terimakasih banyak ya mang " Ucap ayla dengan mata berbinar.
Alle Rechte vorbehalten
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • SAYANG
  • VALERIE : NOT AYUNA [ rombak Ulang ]
  • Arsyilazka
  • Beautiful Disaster
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • 5 girls || The problem
  • A. Y. T. D. A (ANAK YANG TAK DIANGGAP)
  • "He's mine"
  • Hai Januari
SAYANG

"AAAAAAA," teriak ibu-ibu. "Apa itu hyung?" tanya Liya. Hyung bergegas menghampiri jeritan tadi, dan ternyata ada mayat yang sudah terlntar diatas aspal. "Permisi," ucap Liya. "Tolong panggil ambulan," teriak hyung. Liya menghubungi perawat Kio dan langsung bergegas kelokasi korban. dirumah sakit "Itu mamah aku hyung," ucap Liya. Hyung terdiam karena tau itu mamahnya, Liya lemas dan duduk, Liya mengeluarkan air mata perlahan-lahan, hyung pun memeluk Liya yang sedang sedih peninggalan Rinda. "Dokter Xim ini ada kertas dari kantong korban," ucap perawat Kio. Perawat Kio memeluk Liya karena Liya masih menangis sesak, hyung melihat isi tulisan dikantong korban, dan ternyata tulisn itu untuk Liya. "Liya, baca ini" ucap hyung. tulisan "Sayang Liya, maafin mamah, mamah ingin memberi kamu surat ini mama baru sadar, mamah sudah berlebihan, mamah punya pacar saat mamah belum menikah, dan saat orang tua mamah menjodohkan mamah dengan tetangga, nah jadilah papah kamu, mamah sama papah suka berantem karena mamah selalu ketahuan kalau mamah punya pacar, papah kamu bilang mamah selingkuh dan memukuli mamah, mamah tau mamah salah dan sekarang papah kamu bukan meninggal tetpi papah kamu pergi menghilang gak tau kemana, pacar mamah sangat tidak suka sama Liya jadi berhati-hatilah dengan Andi, dia namanya andi, tolong dokter Xim saya minta tolong jaga Liya jangan sampai Liya disentuh oleh Andi. Dari mamah/Rinda." Liya saat membaca tulisan itu Liya malah nangis kejar dan memukuli dadanya, tetapi hyung menahan tangan Liya untuk berhenti memukuli dadanya. "Lepasin hyung," ucap Liya. "Kamu boleh nangis tapi jangan menyiksa diri kamu, ini bukan salah kamu dan kamu jangan memukuli dada kamu yang gak bersalah," ucap hyung. Hyung memeluk Liya dan menenangkan Liya, dari kejauhan perawat Ani melihat Liya dan hyung berpelukan, Ani sangat tidak suka hyung dekat dengan cewek lain kecuali dia. "Gua akan membuat lu nyesal Liya," ucap perawt Ani.

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien