Mari Saling Berterima [Telah Terbit]

Mari Saling Berterima [Telah Terbit]

  • WpView
    Reads 4,301
  • WpVote
    Votes 168
  • WpPart
    Parts 50
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, Feb 3, 2025
Ketika ketulusan dalam hubungan ternyata tidaklah cukup. Ketika dua manusia ingin bersama dalam waktu yang lama, tetapi harus berakhir karena tidak mendapatkan restu dari semesta. Tempat pulang untuk melepas letih dipaksa berkesudahan. Pertemuan yang tidak pernah terencanakan. Berjalan beriringan enggan meninggalkan. Dalam waktu yang singkat pula, Tarunika tersadarkan kisahnya harus usai. Dan pada akhirnya, tulus yang pernah ada hanya tinggal dan membekas di raga. Ditulis : 10 April 2024 Selesai : -
All Rights Reserved
#54
tulus
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Ex or New? [REVISI]
  • Lucky ㅡ [COMPLETED]
  • On The Way To You
  • Last Romance
  • Aku Kamu Dan Jarak
  • Enam Pangeran, Satu Putri [TAMAT]
  • EISHA [LENGKAP]
  • Rahasia Hati (END)

Ubur-ubur ikan lele, mampir dulu lee.. Apa rasanya saat seseorang yang dulu kamu anggap segalanya, perlahan berubah jadi orang asing? Alea tahu rasanya ditinggalkan tanpa penjelasan. Dikhianati oleh diam yang menyakitkan. Saat Zayn, laki-laki yang pernah ia percaya akan jadi akhir ceritanya, memilih pergi tanpa kata pamit, Alea belajar cara menyembuhkan luka sendiri. Namun hidup selalu punya kejutan. Saat semua tentang masa lalu perlahan ia kubur, muncul seseorang yang tak pernah ia duga. Alegra. Dingin, menyebalkan, tapi... perlahan jadi tempat Alea berlabuh. Tapi bagaimana jika bayang-bayang masa lalu belum benar-benar selesai? Saat Alea harus memilih, antara bertahan pada kenangan, atau membuka hati untuk seseorang yang baru. Kadang, pertanyaan terbesar bukan tentang siapa yang datang, tapi siapa yang layak untuk tetap tinggal. Alegra memasukan tangannya ke dalam saku hoodie-nya. "Udah cukup ngobrolnya. Nanti kita ketemu lagi." Alea mendengus. "Siapa yang bilang kita bakal ketemu lagi?" Alegra menyeringai. "Takdir." Jangan lupa vote, komen, and follow juga akunnya. See you..

More details
WpActionLinkContent Guidelines