We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Linting Geminting21+

Linting Geminting21+

  • WpView
    Reads 2,664,876
  • WpVote
    Votes 58,068
  • WpPart
    Parts 60
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Aug 8, 2026
WpInfo
Fiction
Romance
Romantic Comedy
Warning Mature⚠️ Setelah cukup lama menetap di kota. Alin, gadis berusia 23 itu akhirnya kembali ke kampung tempat di mana kedua orang tuanya menetap. Akan tetapi alasan ia kembali ke kampung jelas bukan karena di jodohkan, sebab alasan utamanya pulang ke rumah ibunya ialah karena Alin tak sanggup lagi kalau harus hidup di kota besar tanpa memiliki perkerjaan tetap. Oleh sebab itu ia pulang ke rumah orang tuanya. Tapi saat kembali ke kampung, Alin justru malah harus tinggal di bawah atap yang sama dengan kakak tirinya yang sedang menyandang status duda, bahkan bukan hanya itu Alin juga di hadapkan dengan satu situasi yang serius sehingga memaksanya mengambil keputusan besar dan secara drastis merubah hidupnya.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ALANA : A Stepmother's Journey to Love [ TELAH TERBIT ]
  • Dear Husband [TAMAT]
  • Dek Istri 21+
  • Mas Suami END
  • My Little Alina | COMPLETED
  • Antara Duda dan Gadis Kota
  • DINIKAHI PAK DUDA
  • Brother I Hate You
  • Mengejar CEO Tampan
  • Touch My Heart
  • Desire
  • Diary the Jungie Family; How did This Family Begin? [TAEKOOK•AU]
  • Our Mistake
  • The Sexy Lecturer Is Mine
  • My Gorgeous Sissy
  • Blooming Baby

Alana Refasya adalah perempuan yang nyaris tak tersentuh, elegan, mandiri, dan dihormati di dunia mode. Di usia 32 tahun, namanya bukan sekadar label, melainkan simbol eksklusivitas yang bertengger di puncak industri. Setiap gaun rancangannya bukan hanya sekadar pakaian, melainkan seni yang membingkai keanggunan. Sosialita, selebritas, bahkan bangsawan berlomba mengenakan karyanya. Wajahnya menghiasi layar-layar raksasa di kota besar, terpampang dalam cahaya gemerlap yang menciptakan ilusi kesempurnaan. Namun, kesempurnaan adalah fatamorgana yang mudah runtuh saat berhadapan dengan kenyataan. Pernikahan dengan Erland Addison membawanya ke dunia yang tak pernah ia kenal sebelumnya, sebuah rumah yang megah, tetapi kehilangan makna sebagai tempat berpulang. Ada sesuatu yang salah di rumah ini. Mereka yang tinggal di dalamnya terlalu terbiasa untuk merasa tidak dicintai. Terlalu lama mengandalkan satu sama lain tanpa pernah benar-benar percaya bahwa mereka tetap membutuhkan sosok ibu atau pasangan hidup. Dan saat itu juga, kenyataan menghantam Alana dengan keras. Keluarga ini telah porak-poranda dalam genggaman perempuan yang seharusnya menjadi tempat pulang mereka. Hancur begitu saja. Mengikis keyakinan bahwa mereka pantas dan layak dicintai. Luka-luka lama mengakar begitu dalam, kepercayaan telah lenyap, dan di dalam rumah ini, rumah yang seharusnya menjadi tempat kembali-tidak ada ruang bagi siapa pun yang mencoba masuk. Anak-anak itu menatapnya dengan sorot mata waspada, seakan menunggu saat ia melakukan kesalahan. Mereka tidak butuh ibu baru. Mereka tak ingin percaya lagi. Dan Alana pun sadar... perjalanannya baru saja dimulai. Karena ia tahu, membangun rumah bukan sekadar memiliki dinding dan atap. Bahwa memenangkan hati tidak sesederhana merancang gaun yang sempurna. Dan di tempat ini, di antara hati yang telah lama kehilangan kepercayaan, ia mengerti satu hal, sekadar usaha tidak akan pernah cukup.

More details
WpActionLinkContent Guidelines