NATSIR: Sebuah Novel Biografi

NATSIR: Sebuah Novel Biografi

  • WpView
    Reads 37
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 21, 2024
Ia terlahir dengan nama Mohammad Natsir. Ayahnya, Mohammad Idris Sutan Saripado, adalah pegawai rendah pemerintah kolonial. Sejak remaja ia bermimpi dapat mengenyam pendidikan di sekolah Barat. Tapi kedudukan orangtua yang hanya pegawai rendah sempat menghalangi mimpi dan cita-citanya itu. Pernah belajar di Sekolah Rakyat secara kucing-kucingan, di tolak menjadi murid HIS, tapi akhirnya menjadi pelajar pribumi yang berprestasi. Tamat dari MULO Padang takdir melayarkannya ke Bandung. Demi mewujudkan cita-citanya menjadi ahli hukum bergelar Master in de Rechten, ia melanjutkan pendidikannya di AMS Afdeeling A-II Bandung. Di Bandung jalan hidup Natsir berbelok. Pertemuannya dengan Ahmad Hassan membuatnya memilih mendalami ajaran Islam, sekaligus terjun ke dunia politik setelah persuaannya dengan Haji Agus Salim dan H.O.S. Tjokroaminoto. Ia melupakan keinginannya menjadi ahli hukum demi memenuhi rasa dahaganya akan pendidikan agama Islam yang selanjutnya menjadi identitas dan jalan perjuangannya. Pendidikan Barat membuatnya tak merasa gagap dengan gagasan demokrasi, supremasi hukum dan hak asasi manusia yang digaungkan orang-orang Eropa. Sikapnya yang ramah dan santun, juga keterbukaan dan kepandaiannya bergaul dengan orang lain membuatnya diterima di hampir semua kalangan. Disepanjang hayatnya ia bergaul akrab dengan tokoh-tokoh Kristen, Katholik, bahkan Komunis. Melalui sikapnya Natsir memberi teladan kepada kita bahwa perbedaan adalah hal yang niscaya dan tidak boleh memecah-belah persatuan. Melalui jalan yang ditempuhnya ia ajarkan bahwa pluralisme bukan sesuatu yang harus diperdebatkan tapi justru harus diamalkan.  
All Rights Reserved
#8
novelsejarah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • SERIBU HADITS✓
  • Cinta dan Strata (REPOST)
  • Assalamu'alaikum Cinta (Slow Update)
  • Do'a Dan Penantian!🌻
  • Di Mesjid Biru Turki; Terajut Sebuah Harapan (Terbit) ✓
  • Sebuah Pengabdian
  • Langit Langit Damaskus Bersaksi
  • TASYA
  • Cinta di Langit Jingga | Jingga✔ (Repost)
  • Pelangi Tak Selalu Muncul Setelah Hujan. [TAMAT]

Salma Hawariyyin Syihab. Tetangga dekat seorang cowok yang bernama Salman Hawariyyun Al Elmran. Dari sejak kecil mereka tidak pernah akur. Hingga suatu kejadian membuat Salma dihukum oleh cowok itu. "Aku bener-bener minta maaf. Aku cuma ngembaliin hal itu aja. Tapi, itu bukan punyamu, ya?" "Kamu udah buat saya malu. Saya nggak mau maafin kamu gitu aja." "Gimana caranya supaya bisa di maafin kamu, El?" "Hafalin seribu hadits dalam dua bulan." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu? Ini bukan sekedar kesalahan tapi lebih dari pada itu. Apakah takdir? Tapi beberapa bulan kemudian ketika Salma datang tiba-tiba cowok itu meminta lagi lebih kepadanya. "Hafalin lagi tiga ribu hadits dalam satu bulan. Kalo nggak bisa, nikah sama saya." "Jangan bercanda!" "Dari dulu, kamu, tuh, jadi manusia makanya jangan serakah. Udah ngambil perhatian, ngambil hati saya juga." Mampukah Salma memenuhi permintaan cowok itu lagi? "Kalo kamu bisa hafal semua hadits itu, berhasil atau enggaknya saya udah nyiapin hadiah buat kamu. Pilihannya, terima atau terima. Cuma satu." ••• "Untuk kamu yang telah tertulis di Lauhul Mahfudz. Izinkan aku berada dalam satu shaff di belakangmu, ikut mengikuti gerakan sholatmu dari mulai takbiratul ikhram sampai salam. Izinkan aku turut mengaminkan doa-doamu, yakinkan aku bahwa jalan surgaku ada padamu." -Salma Hawariyyin Syihab- "Pasti. Dan orang itu adalah saya." -Salman Hawariyyun Al-Elmran-

More details
WpActionLinkContent Guidelines