We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Remorse
  • WpView
    Reads 39
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2024
WpInfo
Fiction
Fantasy
Hidup itu terus berjalan tapi terkadang penyesalan di masa lalu selalu mengekang. Kameli, perempuan yang seharusnya menikmati kesenangan hidup seperti anak-anak yang lain, kini hanya bisa terbaring tak berdaya menghadapi penyakit yang selalu ia anggap sepele. Ia hanya bisa menunggu kematian menghampiri dengan ikhlas, namun terkadang hidup mempunyai keadaannya sendiri. Begitu dia membuka matanya dia kembali ke 15 tahun yang lalu, dimana penyesalan-penyesalan yang menumpuk pada hatinya di mulai. Walaupun takdir akhirnya tidak bisa diubah, setidaknya dia bisa menyelesaikan penyesalan-penyesalan yang selalu mengekangnya di kehidupan dulu. Penyesalan masa lalu bisa hilang atau tidaknya tergantung diri sendiri, masalahnya hanya pada kesadaran diri apakah mau berubah atau tidak. Inilah hidup, mati atau tidaknya tak perlu dipikirkan tapi tinggalkanlah secuil hati nurani agar kau tidak hilang arah menuju jalan yang benar. 19 april 2024🍁
All Rights Reserved
#11
remorse
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • UNREQUITED LOVE
  • Althea Clarabelzza
  • TERSESAT DI HUTAN PARALEL [TAMAT]
  • SWITCH
  • The False Reality (TELAH TERBIT)
  • Mesin Waktu Untuk Nara [HIATUS]
  • Rekonsiliasi Hati ✔
  • ALEYA~~

Andai engkau tak berani melangkah, andai engkau menyerah tanpa mencoba untuk berjuang, mungkin kau tak akan tahu takdir indah yang sudah menunggu didepan sana. Terkadang kemungkinan-kemungkinan yang diciptakan pikiran, membuat hati yang berani lantas mendermakan kemundurannya. Itu kenapa penyesalan akan datang, setelah kesempatan yang kamu lewatkan begitu saja. Teruslah berdoa, dan jangan lelah melangitkan harapanmu. Walau jalan yang dilalui tak mudah, walau sakit mendera dada. Namun tetaplah percaya, bahwa ada keindahan yang sudah dipersiapkan sedemikian rupa baiknya untukmu. Kau boleh menangis, bahkan kau boleh memaki, asalkan dirimu merasa lega dan kembali berjuang setelahnya. Berjuanglah dengan diiringi keikhlasan dan rasa syukur yang besar. Karena ketika kamu dihadapkan dengan kegagalan, hatimu, pikiranmu dan dirimu siap untuk menerima segalanya. Menghangatlah dikehidupan yang sedingin kutub utara. Jadilah penyejuk untuk siapapun orang yang kamu temui. Ukirlah kisah dan sabdakanlah kebaikan, hingga beban dan amarahmu hanya berpusat pada daun kering yang terjatuh ke tanah.

More details
WpActionLinkContent Guidelines