Dear januar!

Dear januar!

  • WpView
    Reads 24
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 19, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
januar arez saputra, seorang siswa berprestasi yang memegang posisi ketua OSIS di SMA panca Indonesia, salah seorang yang termasuk dalam kategori cowok idaman para kaum hawa. Laki-laki dengan banyak hal positif di dirinya. awalnya anya kira tak ada celah kekurangan di diri seorang januar. sebelum akhirnya gadis itu mencoba untuk dekat dengan laki-laki itu. °°° "jauh dari ekspektasi, hm?" laki-laki itu tersenyum remeh menatap anya yang masih mempertahankan ekspresi tak acuhnya. tangan kekar januar yang menumpu didinding belakang anya berhasil membuat pergerakan anya tertutup. januar mendekatkan wajah nya tepat di sebelah telinga gadis itu. berhasil membuat anya kaku di tempat. "gwe emang gak ngerokok. tapi... ya itu, gwe suka... nganu... " bisik januar. °°° eh?! gaes, kiranya januar suka nganu apaan ya?... 🔞❤‍🔥❤‍🩹
All Rights Reserved
#23
januar
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • In Seventy Days
  • Cinta? RASAIN SENDIRI
  • DAKSA [END]
  • GASA [end]
  • Ares✔ [Proses Revisi]
  • Aksara [VERSI PDF FULL]
  • Pangeran Kutub

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines