We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Sentuhan Takdir

Sentuhan Takdir

  • WpView
    Reads 63
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 8
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 14, 2024
WpInfo
Fiction
Romance
Apakah Dian Zulkarnain akan berhasil mewujudkan impian besarnya untuk kuliah di Madinah? Bagaimana reaksi Dian ketika takdir membawa peristiwa tak terduga yang mengubah arah hidupnya? Siapakah wanita yang akan membawa cahaya baru dalam hidup Dian? Apakah Dian akan mampu mengatasi kesedihan dan kebingungannya setelah mengalami kehilangan yang mendalam? Apakah cinta akan menjadi penyembuh bagi luka-luka Dian? Bagaimana Dian menemukan kedamaian dan penerimaan terhadap takdirnya? Apakah Dian akan mencapai pertumbuhan pribadi dan kedewasaan spiritual melalui perjalanan hidupnya yang penuh liku dan ujian?
All Rights Reserved
#50
pantai
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Cinta Dalam Iman
  • Qiyamah Senja-completed
  • Cinta Yang Habis
  • Anhar's life Story
  • After Died That
  • Cinta Dalam perjalanan Takdir (Tidak Lanjut)
  • Harapan Dandelion yang Rapuh
  • Arah Yang Selaras Lagi Berpelangi
  • Tasbih Pembawa Jodoh

Azha tidak pernah menyangka bahwa langkah pertamanya di pesantren akan mempertemukannya dengan Muaz-santri yang dingin, pendiam, dan selalu terlihat serius dengan hafalannya. Sejak awal, mereka berada di dunia yang berbeda. Muaz sibuk dengan hafalannya, sedangkan Azha berusaha menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Namun, takdir selalu punya cara unik untuk mempertemukan dua orang yang seharusnya berjalan di jalur masing-masing. Tatapan yang tak sengaja, pertemuan di tempat yang tak terduga, hingga percakapan-percakapan kecil yang membuat Azha menyadari bahwa Muaz tidak sekeras yang terlihat. Di antara hafalan dan kesibukan pesantren, Azha mulai memahami bahwa ada jeda di antara mereka-sesuatu yang tidak bisa dijelaskan dengan kata-kata. Jeda itu bisa berupa harapan, doa, atau bahkan perasaan yang perlahan tumbuh namun tak bisa diungkapkan. Tapi ketika waktu mulai memisahkan mereka, Azha dan Muaz harus menghadapi kenyataan bahwa tidak semua perasaan bisa menemukan jalannya sendiri. Apakah keduanya akan tetap berada di jalur masing-masing, ataukah takdir akan membawa mereka kembali bertemu di titik yang sama? Sebuah kisah tentang perasaan yang terpendam, tentang ketulusan dalam diam, dan tentang bagaimana Allah selalu punya rencana terbaik di setiap jeda yang tercipta. 🕐 UPDATE SETIAP SELASA & MINGGU

More details
WpActionLinkContent Guidelines