"Tidak mudah bagi seseorang menerima kenyataan pahit yang baru saja menimpanya. Ini bukan masalah ada sangkut pautnya atau tidak. Hanya saja, rasa benci itu selalu merembet kemana-mana.
Bukan hanya Mata, bahkan hati pun ikut buta. Tak peduli dengan keadaan juga sudut pandang dari sisi lain, yang jelas. Jika satu orang yang bersalah, si pembenci pasti akan ikut menyalahkan orang terdekat dari tersangka"
Begitulah kenyataan yang sesungguhnya!
Percaya atau tidak, namun umumnya pasti akan terjadi seperti itu.
Benar kan?
Mata adalah indera paling jujur pada diri manusia, mungkin mulut tak lagi bisa berbicara namun mata mampu menjawab segalanya .
maka tatap la mataku banyak hal yang ingin ku sampaikan padamu antaranya adalah aku sangat takut kehilanganmu .
mungkin telingamu tidak mungkin bisa mendengar saat mataku mengatakannya, tapi aku yakin hatimu pasti merasakannya .
Tapi bisa saja keyakinanmu membawa sakit . karena tak sesuai dengan harapan ! Terkadang kita perlu merasakan bahwa Realita dibuat tak semanis harapan .
Lebih baik berhenti !
Sepandai pandainya kamu menyimpan harapan yang tidak pasti, cepat ato lambat harapan itu juga yang akan mengahancurkanmu .
Namun Cinta tak pernah datang terlambat, dia datang tepat waktu, hanya kita yang terlalu banyak mengharapkan sesuatu . Padahal Cinta tau kapan dia akan pergi dan kapan dia akan datang .
Semua itu hanya perlu berdoa, dan Mengiklashkan . :)