Zaveen Untuk Zaline

Zaveen Untuk Zaline

  • WpView
    Reads 120
  • WpVote
    Votes 20
  • WpPart
    Parts 17
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Mar 21, 2025
"Gimana? mau ya Lin?" tanya pria itu Zaline hanya diam seribu bahasa sembari menatap pria itu. Jujur, menurut Zaline ini terlalu sat set dalam hidupnya. "Jangan diam aja Lin, aku lagi serius ini" ujarnya lagi. "Lan lin lan lin, biasanya kamu gak pernah tuh manggil namaku" balas Zaline yang mencoba mengubur rasa gugupnya. "ya sudah, mau ya sayang?" tanya pria itu dengan lembut yang membuat muka Zaline panas dan memerah.
All Rights Reserved
#62
freak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CEZALINE
  • REMPLACER
  • OPACRAPHILE [End]
  • couple till jannah
  • tentang sebuah rasa
  • BUNGKAM
  • Zhilal El-Sirab
  • FARZAA
  • Rumah Sepasang Luka ✓
  • A B I A N : Insaf Boy  [END]
CEZALINE

Cezaline pikir tahun terakhirnya di SMA bakal berjalan mulus. Tinggal setahun lagi, lulus, lalu bebas. Tapi tiba-tiba, tanpa aba-aba, dia dipindahin ke Asrama Lentera, tempat yang katanya bisa "membentuk masa depan." Tapi buat dia, tempat ini lebih mirip labirin penuh orang-orang aneh. Asrama Lentera bukan cuma sekadar tempat tidur dan belajar. Di sini, semua orang udah punya tempat masing-masing. Selain karena mereka sudah dari lama berada di Asrama dan hidup saling berdampingan, mereka juga beruntung karena dipertemukan dengan manusia setipe-nya. Ada sekumpulan orang-orang ambis yang hidupnya muter di buku dan ujian. Ada sekumpulan manusia yang santai banget kayak sekolah cuma formalitas. Ada juga para berandalan yang hobinya bikin ribut dan cari masalah. Dan masih banyak lagi tipe-tipe manusia di sini. Yang pasti, semua sibuk dengan dunianya sendiri, dan Cezaline? Dia nggak pengen jadi bagian dari itu semua. Cezaline cuma pengen hidup tenang, tapi Lentera nggak pernah ngasih pilihan semudah itu. Dia cuma punya dua pilihan: ikut arus atau tenggelam. Dan buat Aline, setahun terakhir ini bisa jadi tahun yang paling panjang dalam hidupnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines