Aku Kamu & Black Magic

Aku Kamu & Black Magic

  • WpView
    Reads 66
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 6
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, May 28, 2024
Dikala cinta di tolak dukun bertindak, itu yang Raflesia Arnoldi lakukan untuk menggaet sang dambatan hati. Dimana kala penolakan yang menyakitinya selalu ia terima, dimana berbagai hal mulai dari yang anti ekstrim dan ekstrim ia lakukan untuk menarik perhatian Abinawa. Raflesia bukan hanya sekedar cinta obsesi semata, benar-benar bukan obsesi, selagi Abinawa tidak mempunyai kekasih berarti jalur kuning belum melengkung. Tapi, lebih dari satu setengah tahun dirinya mencintai Abinawa, di mulai meninggalkan seluruh kegiatan yang di sukainya sampai melupakan apa tujuan hidup dirinya yang sebenarnya. Akankah satu pelet berhasil sampai tujuan atau kah menyasar? Dan bagaimana jika pelet itu sudah kadaluarsa? Akankah Abinawa masih bersama Raflesia. Yang pasti ini tentang Raflesia yang bingung antara bertahan atau lupakan? Melupakan mengejar Abinawa dan, kembali pada tujuan awal dirinya. ••• Dilarang keras menulis ulang cerita ini dalam bentuk apapun! Cerita ini di lindungi oleh undang-undang, apa bila kedapatan mencetak atau menulis cerita ini tanpa seizin penulis, akan di kenakan hukum. Sekian, Terima gaji!!
All Rights Reserved
#101
kesalahan
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • INI CINTA BUKAN BENCI
  • CINA-CINTAKU (SELESAI)
  • Surprise Me [COMPLETED]
  • Still With You
  • [END] WHAT WE HAVE PASSED TOGETHER?
  • +One
  • Kenapa Harus Dia? END ✔️
  • Tak Berarti (SLOW UPDATE)

"Seharusnya ini cinta bukan benci tapi kamu sendiri yang membuat cinta ini menjadi benci, Masa masa itu masih tajam di ingatanku kak, disaat kita saling sembunyi dalam ego kita masing - masing. Aku tahu kamu masih mencintaiku, tapi kamu tidak bisa jujur dengan hati kamu sendiri... Entah apa yang kamu pikirkan, aku nggak perduli. Sekarang semua telah berubah. Aku hanya mengenalmu dengan sikap dan tatap saja. Tak pernahkah terlintas di pikiranmu tentang aku? Sejujurnya aku rindu, tapi untuk apa. Kamu takan mengerti. Aku harap dapat pergi dari keadaan ini. Ya, mungkin tak sanggup karna satu kesalahanku, mencintaimu terlalu besar..." Ujar Aira kepada pria yang ada dihadapannya itu. Rafy hanya terdiam seribu bahasa, semua perkataan Aira membuatnya berpikir. "Sekarang, lebih baik kamu pergi. Aku udah nggak perduli. Kamu ingin tahu kan isi hatiku? Itu isi hatiku" Aira pergi berlari menjauh dari Rafy. **** *Guys.. Jangan lupa dibaca ya ceritaku, maaf kalau masih ada salah salah kata. Maklum, masih baru* 😊😊

More details
WpActionLinkContent Guidelines