Luka dari Semesta

Luka dari Semesta

  • WpView
    LECTURES 203
  • WpVote
    Votes 17
  • WpPart
    Chapitres 5
WpMetadataReadEn cours d'écriture
WpMetadataNoticeDernière publication dim., avr. 28, 2024
Bagaimana jadinya ketika jiwa yang telah lama kehilangan bahagia, kini justru harus kembali kehilangan tenang, rasa yang selalu menjadi alasan kenapa ia bertahan menjalani kehidupan penuh luka itu. "Bahagia itu omong kosong, sayang. Hidup itu gak pernah adil. Tapi gue jamin keadilan atas kematian kakak gue akan terbayar tuntas." Teror yang tiba-tiba hadir dalam hidupnya seakan menghantamkan gadis itu pada kenyataan pahit semesta, semesta yang tak pernah lelah memberinya luka. "Aaaaa!" "Pergi!" "Ata, bukan pembunuh!" "Tolong." Athara Zesillyna Agnibrata, gadis yang telah kehilangan peran seorang Ayah, gadis yang selalu merindukan pelukan hangat seorang ibu dan gadis yang selalu dituduh sebagai pembunuh oleh semestanya. Namun, sayangnya Athara tidak pernah sadar jika selama ini dia sang peneror itu selalu ada di dekatnya, bahkan menjadi penyemangat dalam kehidupan Athara. Dia yang seolah paling peduli atas luka gadis itu. -Belum Revisi
Tous Droits Réservés
#635
mental
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Jika esok Tak Pernah Ada
  • KEPERGIAN SENJA
  • Assassin Girl [ Editing ]
  • EVIDEN (Republish)
  • Senja Terakhir Semesta✔️
  • Benalu [Terbit]
  • To Heal

Azela Raulika, seorang gadis yang tampak memiliki segalanya-kecantikan, keluarga, dan masa depan yang cerah-namun di balik itu semua, ia menyimpan luka yang dalam. Hidupnya tak pernah sama sejak kehilangan ibunya, meninggalkan dia bersama ayahnya yang keras dan tak pernah mengerti. Setiap hari, Azela terjebak dalam kesepian yang mengerikan, merasakan beratnya dunia yang terus memandang dirinya sebagai sosok yang tak pernah cukup. "Ayah, kenapa harus aku?" adalah pertanyaan yang selalu terngiang dalam benak Azela, sebuah pertanyaan yang tak pernah terjawab. Ayahnya, yang dulu penuh kasih, kini hanya tampak seperti sosok asing yang lebih suka menambah luka daripada menyembuhkannya. Perlakuan dingin dan kemarahan yang tak terduga membuat Azela merasa dirinya hanyalah beban, bukan anak yang layak mendapatkan cinta dan perhatian. Namun, di balik setiap tamparan dan kata-kata tajam, Azela hanya ingin satu hal: 'dimengerti' , 'dihargai' , dan yang terpenting, "pulang ke pelukan kasih sayang yang telah lama hilang". Tapi, semakin dia mencari, semakin tak ada yang datang. Lelah dengan segala harapan yang pupus, Azela harus bertahan dalam dunia yang terasa semakin sunyi dan tak adil. Apa yang akan terjadi ketika seorang anak merasa tak pernah cukup di mata ayahnya sendiri? Akankah Azela menemukan jalan keluar dari kesunyian ini, atau takdir akan terus membawa luka yang semakin mendalam? #Jangan lupa vote komen dan juga follow, jangan cuma baca aja yaaa readrs..... #Oke langsung masuk je cerita aja ya.....

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives de Contenu