CINTA YANG ABADI

CINTA YANG ABADI

  • WpView
    Reads 3
  • WpVote
    Votes 1
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, May 8, 2024
"hey kembali lip tint aku cepat" ucap abel yang duduk di sebelah Aksa "kamu mau ini babe? kalo mau ambil sini" ucap Aksa sambil membuka lip tint yang dapat menguras kantong itu dan memakainya di bibirnya "ihh sini kembalikan" ucap abel sambil mendekatkan tubuhnya dengan tubuh Aksa bukan yang di pikirkan oleh abel saat ini, dia malah duduk di pangkuan Aksa sambil terus berusaha mengambil lip tint nya dan cup! satu kecupan di bibir abel yang membuat tubuh abel diam sejenak karna dia pikir "FIRST KISS AKUU" ucap abel lantang di depan aksa aksa hanya terkekeh geli melihat abel yang linglung dan marah menjadi satu .... lalu bagaimana kelanjutannya? simak terus di Cinta yang abadi baru rilis loh
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • goevendoces ( Alamat kelamin di usia 12)
  • ALA
  • FIRST YOU AND ONLY YOU
  • the other side
  • ILY Alfarel [Terbit]
  • Takdir Semesta
  • Ada Cinta
  • Albel

tidak ada yang tidak mungkin dari kekuatan doa, mereka bilang itu mustahil, namun itulah nyatanya. Mengabdi pada tuhan memang pilihan yang terbaik dari apapun pilihan yang baik. Cinta yang baik bukanlah cinta yang membenarkan kesalahan, yang melanggar aturan dan batas wajar hanya karena alasan saling mencintai, cinta yang baik adalah cinta yang saling menjaga , yang saling mendorong satu sama lain untuk melalui hidup dengan jalan dan cara yang baik . --- Cup diluar dugaan Rian, Angel tiba-tiba saja mengecup bibirnya, tidak hanya mengecup bahkan dia memagut bibir Rian dengan lembut, Rian hanya diam saja. Cukup lama Angel memagut dan mengulum bibirnya walau Rian tidak sedikitpun memberikan perlawanan, dia hanya diam mematung dan memejamkan kedua matanya. Mencoba meresapi dan menikmati lembutnya bibir Angel yang sedang memainkan bibir merahnya. Sampai kemudian Angel melepaskan kecupan itu dan memandang Rian tanpa berkedip. " kamu tahu alasannya Rian, alasan kenapa aku ngelarang kamu buat ketemu Gisa" Rian ikut memandang Angel dengan dalam. " do you love me?" Angel menarik nafasnya dengan dalam sebelum akhirnya dia memberi jawaban. " mybe , yes Rian..! " Beg.! Jawaban itu menghentakan jantung Rian.! Mana mungkin, itu tidak boleh Angel, itu tidak boleh.! ya tuhan, kita gak boleh saling jatuh cinta Desis Rian dalam hati. Mendengar pengakuan itu Rian membungkam sesaat, kemudian dia mengarahkan kelima jemarinya untuk menyentuh pipi halus Angel. ---

More details
WpActionLinkContent Guidelines