Nia, Rafha & Bandung

Nia, Rafha & Bandung

  • WpView
    LECTURAS 36
  • WpVote
    Votos 1
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación vie, ene 16, 2026
Hal yang paling menyenangkan adalah di kota Bandung, sebuah kota yang sejuta umat inginkan. Bahkan menua di Bandung bersama teman hidup, meraih kesuksesan di Bandung, berpendidikan tinggi di Bandung adalah sebuah hal yang lumrah. Tapi Niara Dianti, lebih memilih kursus di Bandung. Ini bukan kisah Niara yang akan menceritakan tentang kursusnya tapi dia ceritakan bagaimana dia dan satu pria yang ia sukai.
Todos los derechos reservados
#73
lukis
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Kala Cinta Bertumbuh dan Berlabuh [COMPLETED ✔️]
  • Arkan & Bandung
  • Naratata
  • Nostagia dalam perjalanan
  • Sumilir [Selesai | Lengkap]
  • BANDUNG DAN KITA
  • Playlist
  • Titik Temu
  • Bandung dan Kamu

Mereka bertemu di kereta-bukan karena takdir yang megah, tapi karena semesta ingin menyembuhkan luka. Raisa dan Bara, dua jiwa yang sama-sama pernah patah, duduk berdampingan dalam perjalanan yang tak disangka akan mengubah hidup. Dari obrolan ringan hingga percakapan larut malam, dari berbagi kopi hingga berbagi cemas menjelang sidang tesis. Cinta mereka tumbuh pelan-pelan, tak terburu-buru, tak memaksa. Mereka wisuda bersama, merayakan perjuangan bersama, lalu pulang ke Bandung dengan hati yang utuh. Ini kisah tentang cinta yang hadir saat tak dicari, tumbuh saat tak diharap, dan berjuang untuk tetap tinggal meski diuji. Karena cinta sejati bukan hanya tentang jatuh hati-tapi juga tentang bertahan dan memilih, setiap hari. "Aku tidak sedang mencari cinta. Tapi kalau kamu datang untuk tinggal, bukan sekadar singgah-aku akan belajar membuka pintu perlahan." - Raisa "Aku nggak janji bisa menyembuhkan lukamu, Raisa. Tapi kalau kamu izinkan, aku mau jadi tempatmu pulang-meski harus pelan-pelan." - Bara

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido