DUNIA AETHERYA
Di dunia Aetherya, sembilan kerajaan yang dihuni oleh sembilan ras hidup dalam keseimbangan rapuh, dilindungi oleh benteng-benteng sakral yang memisahkan mereka dari wilayah luar-tempat yang dianggap liar, tak beradab, dan penuh bahaya. Namun di luar benteng itu, di sebuah desa terpencil berdiri sebuah gereja tua, tempat anak bernama Roky dilahirkan dan dibesarkan. Di sana, berbagai ras hidup berdampingan tanpa konflik-manusia, elf, orc, beastkin, bahkan iblis.
Hidup damai itu hancur ketika Kerajaan Manusia tiba-tiba mengibarkan bendera perang terhadap Kerajaan Iblis. Perang suci atas nama "pemurnian dunia" dimulai, membakar batas-batas peradaban, dan dengan cepat menyebar ke seluruh penjuru. Desa tempat Roky tinggal, yang dianggap sebagai wilayah tak bertuan, menjadi korban pertama serangan. Gereja tempat ia dibesarkan dibakar, dan para ras yang berbeda mulai saling mencurigai dan berkhianat.
Dalam kehancuran itu, Roky menyadari sebuah fakta mengejutkan: darahnya bukan darah satu ras, melainkan sembilan-ia adalah hasil dari perpaduan semua ras yang ada di Aetherya. Dirinya adalah simbol dari sesuatu yang tidak boleh ada di dunia yang telah dibatasi oleh kebencian dan prasangka.
Kini, Roky harus memilih: menjadi simbol persatuan dan melawan dunia yang telah kehilangan akalnya, atau tenggelam dalam dendam dan ikut membakar dunia yang pernah ia sebut rumah.