FATE ✓

FATE ✓

  • WpView
    Reads 270,567
  • WpVote
    Votes 13,379
  • WpPart
    Parts 31
WpMetadataReadComplete Mon, Jul 22, 2024
WpInfo
Fiction
Social Themes
Coming of Age
Family Life
Growth and Self-Discovery
Sean, seorang anak yang di tinggal mamahnya merantau ke luar negri selama 6 tahun tanpa pernah pulang menemuinya. Sean yang di tinggal saat berumur 10 tahun tanpa satupun keluarga yang menemani. Papahnya? Setelah bercerai, Papah Sean memblokir semua akses komunikasi dengan Sean. Sean yang saat itu hanya bocah lugu tak tau apapun, hanya menurut ketika Papahnya pamit pergi bersama selingkuhannya. Sama seperti saat Papahnya pamit, saat Mamahnya pamit untuk ke luar negri Sean hanya dapat menurut dan memberikan senyum cerah ke arah mamahnya. Awalnya Sean ingin ikut dengan Mamahnya. Namun mamahnya menolak dan menyuruh Sean tetap tinggal dan berjanji akan cepat pulang. Namun nyatanya selama 6 tahun lamanya Mamah Sean tak kunjung pulang walau hanya sekali saja. Namun, Sean masih bersyukur. Tak seperti Papahnya yang hilang bak di telan bumi. Mamahnya masih sering menelponnya untuk memberi kabar dan masih menjamin segala kebutuhan Sean. Sehingga Sean begitu menyayangi Mamahnya dan selalu percaya bahwa Mamahnya akan menemuinya suatu saat nanti. Sean akan selalu menunggu sampai hari itu tiba. Hingga suatu hari, Sean melihat sosok yang mirip Mamahnya di depan sebuah Restoran sedang di rangkul oleh sosok pria dewasa seumuran mamahnya sembari menggendong anak kecil berumur sekitar 3 tahun.
All Rights Reserved
#701
sean
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HENGGAVORIA
  • Baby Lele (On Going)
  • Daddy's [END]
  • My Son [END] ✔
  • PROBLEM || KIM SUNOO (REVISI)
  • New Possessive Family
  • Is It Home ?
  • Best Friend
  • ☞ KEIZARO ☜ (End)

Bahkan kehidupan yang bahagia tak akan pernah ada tanpa sedikit kegelapan. Kata bahagia akan kehilangan maknanya jika tidak diseimbangkan dengan kesedihan. Akan lebih bijak jika kita menerima segalanya dengan kesabaran dan ketegaran, karena mungkin sebenarnya kita tidak pernah kehilangan apa pun dalam hidup ini. Mungkin hanya ditukar dengan sesuatu yang jauh lebih baik. *** "Jadi... apa maumu?" Vyora mengangkat wajahnya kemudian berjalan mendekat ke hadapan Hengga. Tidak peduli bagaimana guntur seakan sedang menyambar di atas kepala, tak terlalu memperhatikan bagaimana tatanan rambutnya yang semula rapi menjadi berantakan terkena angin. Atensi Vyora hanya terpaku pada satu orang, dan dia adalah Hengga, si pemecah euforia. "Apa tawaran balas dendamu masih berlaku untukku?" Seutas senyum terukir di bibir laki-laki tersebut. "Aku selalu menunggumu mengucapkan kalimat itu" "Lalu jawabannya?" "Tentu saja" onyx dingin Hengga berubah semakin tajam "Akan aku pastikan anak buah mereka menerima kepala pemimpinnya, pegang janjiku padamu, Vyora" Cerita ini berfokus pada Hengga yang diperintahkan sang ayah untuk menjaga Vyora. Putri dari mafia berbahaya yang sangat diincar untuk dijadikan alat balas dendam. Bisakah Hengga melakukan perintah ayahnya? Menjaga Vyora, walaupun mungkin akan berakhir tumbuh perasaan yang tidak seharusnya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines