Leo-Ra
  • WpView
    Reads 911
  • WpVote
    Votes 150
  • WpPart
    Parts 25
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jul 15, 2025
WpInfo
Fiction
Romance
belum sampai di hadapan vera,vera sudah terlebih dahulu jatuh ketanah membuat leo berlari kearah nya panik "vera bangun hey" leo menepuk pipi vera tapi tidak ada respon tanpa pikir panjang leo mengangkat nya ala bridal stile ke UKS karna takut vera kenapa-kenapa. di UKS sekolah vera dan leo berada,kini vera tidak sadarkan diri sejak 10 menit yang lalu,leo yang menggenggam tangan vera dengan wajah menunduk sampai tangan yang leo genggam menempel di keningnya "ayo ver bangun"ucap leo setelah itu mencium punggung tangan vera. setelah leo mencium punggung tangan vera,vera pun memberi tanda kesadaran nya "ver lo udah sadar?"tanya leo dengan hati masih khawatir. "ini dimana leo?"tanya balik vera pada leo "ini di uks tadi lo pingsan"jawab leo setelah itu bangkit dari duduk nya mengambil air botol aqua yang berada di laci khusus air minum untuk murid yang sakit. "nih di minum dulu" ucap Leo dan memberikan minumannya lada Vera Vera yg melihat itu pun menerimanya dengan senang hati "Makasih" kata Vera dengan tulus
All Rights Reserved
#21
ketuabasket
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Z A L E R A
  • ice bear kesayangan
  • Give me a chance with him
  • OBSESI SEORANG KAKAK [1821+]
  • Terikat Memory
  • TRIO "O"
  • P3K Jadi PDKT
  • SEGARA(END)

" Masalahnya playboy itu jabatan yang udah melekat sama gue "- alzi menarik dagu Vera mendekat padanya hingga jarak keduanya terkikis. Vera mundur selangkah agar jarak keduanya tak begitu dekat, namun sebelum melakukan itu alzi sudah lebih dulu menarik pinggangnya posesif hingga membuat keduanya saling bertatapan, " Ya bukan gue juga target lo selanjutnya "- " hmm, cantik "- puji alzi sambil mengusap keringat yang ada di pelipis gadis itu. " Lepasss! "- sentak Vera berusaha menjauh dari alzi. Cinta? Aku pernah mencintai mu sedalam lautan, namun kau sama sekali tak pernah peduli. Tapi disaat aku meninggalkan mu, kau baru menyadari apa itu arti Cinta yang kuberi. Aku tak pernah membencimu padahal kau berulang kali menyakitiku, aku tetap menyayangimu walau kau tak pernah mengetahui hal itu. kau penyakit sekaligus obat atas luka tersebut. Miris? Memang hidupnya sangat lah miris, banyak orang yang dekat dengannya, namun tak banyak yang tau apa masalah hidup yang dihadapi. Kesabaran adalah kunci utama dalam menjalani hidup ini, kemarahan hanya bisa disimpan sendiri, tak ada yang bisa mengerti kecuali dirinya. " Apa papa pernah mikirin gimana perasaan aku?"- " Aku juga capek pa, aku pengen hidup bebas kayak yang lain, aku pengen bahagia pa, apa cuma aku yang harus punya hidup semenyedihkan ini?"- Hatinya teriris, otak nya penuh dengan pikiran - pikiran berat, ingin sekali ia berteriak pada semua orang jika dirinya sedang tak baik - baik saja, namun ia harus tetap dipaksa untuk tersenyum.

More details
WpActionLinkContent Guidelines