Alethèia

Alethèia

  • WpView
    LECTURAS 812
  • WpVote
    Votos 45
  • WpPart
    Partes 27
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación dom, sep 15, 2024
WpInfo
Ficción
Fantasía
Setelah menyelamatkan bocah yang tengah tenggelam. Aletheia malah merasakan ada yang menarik kakinya dari dalam air danau yang dingin gelap dan tidak tahu sampai mana kedalamannya. Meratapi nasibnya yang akan mati tenggelam, aletheia merasa tidak kuat bernafas dan memilih berenang ke permukaan. Disaat sudah sampai pada permukaan dan ia bisa menghirup udara bebas, dirinya malah disuguhkan banyaknya lelaki bongsor bak anggota militer dengan perut kotak-kotak terlihat di sepanjang matanya. Mereka menatap aletheia terkejut dan terpekik bak anak gadis yang tengah di telanjangi. Aletheia yang sama halnya dengan mereka karena kaget dirinya ada dimana pun, akhirnya memilih pergi kabur melalui celah lubang yang cukup pas di lalui oleh tubuh mungilnya. Tapi ada dimana ia sebenarnya? Follow the exciting and interesting story here, come on, read it quickly! _____________________________________ [Slow up: upload sesuai mood] [Belom di revisi] [Banyak typo+the story is still messy] Start : 17 juli 2024 End : - Cover by Pinterest. ©1wxoxo
Todos los derechos reservados
#12
klimaks
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • In The Depth Of The Forest
  • HE IS MY HERO [TAMAT]
  • No Name
  • Suddenly Become a Brother
  • ALVARENDRA (KETUA GENG MOTOR)
  • Let Me Love You Longer
  • Evanescent
  • Trouble Corazón (END)
  • [BL]-RETURN (Buku 2)
  • Antaressa

Dia muncul di antara kabut senja, sosoknya bagai lukisan dengan rambut berwarna emas, berkilauan seperti benang perak yang menari di bawah cahaya rembulan. Kulit pucat lembut hampir transparan, dan matanya menyala samar, seolah mampu menenggelamkan jiwa ke dalam keheningan abadi. Di atas ranjang yang sunyi, tubuh kurus itu terbaring diam dengan napas lirih dan terputus-putus seperti lilin yang nyaris padam. Matanya menatap kosong langit-langit. Gadis pelukis duduk tak jauh darinya, kuas di tangan gemetar, mencoba menangkap cahaya terakhir yang masih bertahan di wajah anak laki-laki itu. Seberkas harapan yang tinggal sejenak sebelum waktu merebut sepenuhnya. "Alister Beckett.." Nama anak yang sedang sekarat menghitung sisa hari sampai malaikat maut datang menjemput. Rasa iba menyelinap ke dalam Gadis Pelukis saat ia menyaksikan derita, digiring perlahan menuju takdir yang kejam dan tragis. Ilustrasi gambar dari pinterest & AI (hanya sebagai ilustrasi saja) Semua ide & penulisan, semua pure dari penulis. Mohon supportnya ya readers☺️🙏 PEMULA.

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido