Sunset Bukan Sekedar Jalan

Sunset Bukan Sekedar Jalan

  • WpView
    LECTURAS 73
  • WpVote
    Votos 15
  • WpPart
    Partes 6
WpMetadataReadContinúa
WpMetadataNoticeÚltima publicación mié, abr 24, 2024
Pada jalan Sunset yang indah, kisah cinta remaja yang tak terucapkan bermekaran di antara Dikta dan Jeaa. Dikta, penuh kecerdasan dan semangat, serta Jeaa, gadis yang manis dan penuh perhatian, selalu terlihat berjalan di jalan yang sama namun terpisah oleh jarak dan kegengsian. Walaupun kedua remaja tersebut saling menyukai, tak satu pun dari mereka yang berani mengungkapkan perasaannya, membuat keduanya hanya saling bertukar pandang dan senyum yang malu-malu. Namun, suatu sore yang hujan, ketika keduanya terpaksa berbagi perlindungan di bawah satu atap, sebuah percakapan yang penuh pengakuan mengubah segalanya. Dikta dan Jeaa akhirnya membuka hati, mengakui perasaan mereka satu sama lain. Sebuah pelangi yang muncul setelah hujan menjadi simbol harapan dan perubahan bagi keduanya, menjanjikan awal yang baru. Dengan latar belakang jalan Sunset yang romantis, kisah ini mengajak pembaca merasakan bagaimana keberanian untuk mengungkapkan perasaan bisa mengubah persahabatan menjadi cinta sejati. Cerita ini menawarkan gambaran manis tentang bagaimana cinta yang tulus mampu mengatasi rasa takut dan kesalahpahaman, menginspirasi kita semua untuk lebih terbuka dengan perasaan kita.
Todos los derechos reservados
#59
foryourpage
WpChevronRight
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Traces in the Light
  • The Bleeding Lady [completed]
  • 𝓙𝓮𝓳𝓪𝓴 𝓚𝓮𝓷𝓪𝓷𝓰𝓪𝓷 𝓭𝓲 𝓤𝓳𝓾𝓷𝓰 𝓢𝓮𝓷𝓳𝓪
  • Derana Duka (lengkap)
  • Dalam Rintik yang Sama
  • Sepasang Sepatu Tanpa Arah [END]
  • KITA BERBEDA (antara Aku, Kamu, dan Tuhan)
  • IMPOSSIBILITY LOVE

Traces in the Light Sebuah kisah tentang kehilangan, pengorbanan, dan harapan. Sudah tiga tahun sejak Nandika dan Raya berjalan ke arah yang berbeda. Bukan karena cinta mereka telah padam, tapi karena saat bersama, mereka justru saling melukai. Kini, Nandika mencoba menata hidupnya kembali. Ia memutuskan pergi ke sebuah tempat yang damai dan menenangkan untuk berlibur beberapa bulan,berharap bisa berdamai dengan semua kenangan yang belum juga usai. Namun, di tempat sunyi itu... Sebuah pertemuan tak terduga mengusik luka lama yang belum benar-benar sembuh. Di kejauhan, ia melihat seseorang yang sangat ia kenal-seseorang yang pernah mengisi harinya dengan cinta dan luka. Tapi ketika ia hendak memastikan, sosok itu lebih dulu pergi... meninggalkan pertanyaan menggantung di dadanya: "Apakah itu benar Raya... atau hanya bayangan dari rindu yang belum selesai?" Sementara itu, Raya hidup dengan ingatan yang tak lagi utuh. Ia mencoba menjalani hari demi hari, ditemani seseorang yang mencintainya tanpa syarat-yang selalu ada, bahkan saat Raya tak lagi tahu siapa dirinya dahulu. Dan di tengah terang yang samar, dua hati yang pernah saling menggenggam kini berjalan di garis yang nyaris bersinggungan. Apakah cinta yang pernah begitu kuat bisa menembus gelapnya ingatan? Atau justru... Takdir telah menyiapkan akhir yang lebih sunyi dari perpisahan?

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido