DARE TO LOVE

DARE TO LOVE

  • WpView
    LETTURE 30
  • WpVote
    Voti 0
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, apr 25, 2024
WpInfo
Narrativa
Storie d'Amore
Osis go dengan peraturan teraneh sepanjang masa. Semua peserta harus mengumpulkan tanda tangan dari kakak osis pembina. Jika peserta tidak bisa mengumpulkannya berati peserta itu kalah. Bagi yang kalah harus melaksanakan dare dari potongan kertas yang dikocok random. "Lo dapet dare ya?" Tebak Abizar. "Iya, kak." Naya memperlihatkan kertasnya. "Yaudah, kita jadian. Lo jadi pacar gue sekarang." Kata Abizar membaca potongan kertas. "Oh ya, gue boleh pinjem ponsel lo gak?" Abizar bertanya lagi. "Oh, boleh kak." Naya menyodorkan ponsel putih miliknya. "Ini." Selama beberapa menit hening, terlihat fokus Abizar mengetik sesuatu disana. "Itu kontak dan instagram gue. Simpen ya. Buat nanti malam kita telfonan." Ucap Abizar dengan senyum manis khas dirinya. Naya spechless menatap layar ponselnya. Ditembak sama kakak kelas dan jadian sama ketua osis di hari pertama Mos'. Dia bahkan masih anak baru. Entah akan ada gosip apa tentang dirinya nanti. Walaupun ini cuma dare tapi pasti ada ada kan Kakel' yang julid. Huh! dunia benar-benar sudah gila!!!. --- Berawal dari dare mos yang melibatkan Naya harus berhubungan dengan ketua osis terkenal, Abizar. Perasaan yang tumbuh seiring dare berjalan. Apakah dare tersebut batal atau terus berjalan? Ditambah konfik keluarga yang siap menemani keseruan hari mu!.
Tutti i diritti riservati
#349
goodboy
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • GHAVARI
  • Ketua Osis
  • Sweet Home || HoonSuk
  • Pacar Halusinasi Ochi [SELESAI]
  • In Seventy Days
  • SURAT CINTA UNTUK DARA
  • Un Crush! [TERBIT]
  • Silent, Please! (Re-up)
  • CHEMISTRY DI ANTARA GITA
  • Sweet Combat
GHAVARI

"Heh!! Kalo bukan karena Lo sama temen-temen soglo Lo itu juga gue ngga bakalan jadi ketua OSIS!" Menjadi ketua OSIS hanya karena candaan teman?? Ghava Adimas praharja benar-benar merasa sial. Karena bagaimanapun juga, pada awalnya dia pun membiarkan saja. Dia yakin, bahwa siswa siswi SMA 28 tidaklah mungkin memilihnya? Namun, kenyataannya membuat Ghava stress sendiri. *** "Mana ada kingkong seganteng gue?" Ghava menyugar rambutnya sok keren yang sontak membuat araf yang berada di sampingnya menjambak rambut pemuda itu. "Sakit bangs*t!!" Umpatnya "Shutt up! Ketua OSIS ngga boleh mengumpat, harus jadi contoh dong buat kita-kita" syaheer menyahut sembari cekikikan, tentunya disusul yang lain. Mereka begitu senang menjahili Ghava yang memang sedikit sensi. "Tai!! setan Lo semua! Keluar aja sana!! Gue ngga butuh teman kayak kalian!" *** "Gue rasa, pertemanan kita sampe sini aja," Ghava berujar, air mukanya menunjukkan keseriusan. "Apa va?? Ngga denger gue?" Syaheer pura-pura melebarkan telinganya. Ghava menghela nafasnya "Kita temenan sampe sini aja" ucapnya lagi dengan suara yang lebih keras. "Ha? Wswswswsws?" Kini Araf yang mendekatkan telinganya mendekat pada ghava. "Makanya telinga tuh dibersihin. Congek kan!" Ketus Ghava kesal. *** "Ma! Pokoknya besok aku ngga mau sekolah!" *** "Lagian! Ngapain juga si kalian pada ke sini? Gue tuh udah bilang mama mau ngga masuk sekolah. Malah kalian pada dateng." Lanjut Ghava mengomel. "Kita di suruh Tante Hida by the way" Setia berujar dengan tersenyum manis. "Mana mungkin! Pasti kalian Dateng sendiri, mana cuma numpang makan doang. Ganggu tau ngga!" *** Gadis itu tengah meneduh dibawah pohon beringin yang terletak di samping lapangan. Menengguk minuman dari botol berwarna birunya dengan pelan. "Lo suka cewek kelas sana ya va?"

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti