Story cover for Dear Fa by youldhaaa
Dear Fa
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
  • WpView
    LECTURAS 9
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
Continúa, Has publicado abr 23, 2024
Kau bilang hanya pergi sebentar, tapi kenapa begitu lama. 

Kau bilang hanya aku satu satunya, tapi kenapa ada dia. 

Kau bilang dia hanya teman, tapi kenapa terlihat spesial. 

kau bohong!kau penipu!! 

kau pergi tanpa tau betapa sakit hidup ku setelah itu.Hingga kau tak tau, berapa goresan yang telah terlukis di lengan kecil ini. Hingga kau tak tau berapa banyak tetes air mata yang telah jatuh menangisimu. 

Dan kini, kau abadi. Abadi dalam cerita dalam sepenggal kisah ini. Selamat menjadi aktor utama.
Todos los derechos reservados
Tabla de contenidos
Regístrate para añadir Dear Fa a tu biblioteca y recibir actualizaciones
O
Pautas de Contenido
Quizás también te guste
Quizás también te guste
Slide 1 of 10
Jika Nanti Aku Kembali cover
The trap becomes an advantage cover
The Multiple Personality cover
Bintang Embun Dalam Kenangan cover
lengkara cover
Cerita Seorang Pelajar cover
AdiSaka ( On Going ) cover
Aderaga [ON GOING] cover
As Time Allows cover
Now or Never cover

Jika Nanti Aku Kembali

26 partes Concluida

"Aku tidak pernah tahu, alasan apa yang benar-benar membuat seseorang memutuskan untuk pergi. Dan aku memang tidak mau mencampurinya. Tapi aku belajar suatu hal. Apapun alasannya, pergi ataupun kembali tetap menyisakan perpisahan dalam hati." -Aca- "Makasih Dai udah ngasih pembelajaran penting dan nolongin aku di novel bayangan. Maaf karena aku udah lancang ketemu sama ayah kamu. Aku harap suatu hari nanti kamu mau menerima ayah kandung kamu. Makasih udah jadi putri dari sahabat ayahku. Makasih udah mau bertahan dengan sikapku. Kini akhirnya kita bisa kembali ke dunia nyata. Meski aku udah nggak punya ayah-ibu lagi, setidaknya aku masih bisa punya ayah kamu, yang sekarang jadi tempat curhat aku meski dalam tahanan. Semoga suatu hari nanti kamu bisa ngerti perasaan aku yang sebenarnya." -Andrian Wicaksana- "Makasih An, karena kamu udah buat aku ngerubah pandanganku terhadap ayah kandungku. Tapi maaf , karena sampai saat ini aku masih berusaha buat nerima ayahku sendiri. Suatu saat nanti jika aku udah siap, orang kedua yang aku ajak adalah kamu. Kenapa? Karena orang pertama yang aku ajak adalah diri aku sendiri. Semoga kedepannya hubungan ini bukan hanya sekedar ikatan bohongan." -Daika-