Bukankah Rumah Tempat Pulang?  (On Going)

Bukankah Rumah Tempat Pulang? (On Going)

  • WpView
    LETTURE 42
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 3
WpMetadataReadPer adultiCompleta mer, apr 24, 2024
Terinspirasi dari kisah hidup dan kehidupan orang-orang dan sekitar kita. 📌📍Tolong hargai karya sang penulis yang menciptakan cerita ini, tolong jangan plagiat🙏🏻⚠️⚠️ ⚠️ 📌📍CERITA INI BUKAN PLAGIAT⚠️⚠️⚠️⚠️ Rumah adalah tempat ternyaman untuk pulang, lalu bagaimana dengan windi seorang anak perempuan yang harus menghadapi permasalahan konflik di dalam rumah hingga percintaan yang dialaminya mengenaskan, masalahnya makin parah ketika ia menginjak umur 22th dimana sang mama meninggalkan nya untuk selamanya, cobaan penderita yang di alami oleh windi sangat memprihatinkan dan menjadi-jadi.. Apakah seorang windi mampu bertahan dalam situasi dan kondisi yang keras dan memiluhkan itu? "Tuhan entah apa yang sedang engkau persiapakan di akhir cerita hidup ku hingga yang ku alami sangat menyakitkan, tuhan... dosa apa yang perna kuperbuat tuhan hingga aku ingin mengakhiri hidup" "aku tidak punya pundak untuk bersandar.. aku hanya punya sejadah tempat ku bersujud :(" #Masih_banyak_kurang_dan_masih_belajar_ #Mohon_dukungannya_teman-teman🙏🏻🙏🏻
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Semu [Completed]
  • Bertumpu
  • Remember You - {On Going}
  • Become an Antagonist Fiance (SELESAI)
  • VINDICTA [TELAH TERBIT]
  • ARGA [End]
  • Haruskah Mati? √PART LENGKAP [TERBIT]
  • 𝐀𝐋𝐈𝐕𝐄
  • THE WAY OF LOVE [ REVISI ]

"Ck. Kenapa sih setiap ketemu, selalu dalam kondisi memprihatinkan?" Suara itu, cukup membuatku mendongak memperhatikan seorang pemuda yang berdiri tepat dibawah sinar rembulan, jatuh membayanginya. Meski temaram aku masih dibuat takjub melihat senyum tipisnya. Malaikat Izrail.. Takjub atau takut? Ia berjongkok, sejajar dengan wajahku. Pemuda itu tersenyum lembut menatapku dengan mata hitam teduhnya. Tampak tak biasa ketika senyumnya semakin menguras energi di tubuhku seolah menyatakan bahwa nyawaku memang akan habis malam itu juga. Dibawah tatapannya. "Selalu aja cengeng. Pinjem Hp lo bentar, minta sms!" Dia berucap santai sambil menengadahkan tangannya. Aku menatapnya bingung, dia kesini hanya untuk meminta sms? ________ Dia membuatku mengerti apa arti rasa dan apa arti tinggal. kisah yang dia buat untuk ku mengerti, kedua rasa itu bisa dikendali tetapi tidak selalu dimiliki. dunia, kehidupan, binatang, tumbuhan bahkan manusia sifatnya Semu. Apa yang harus kulakukan ketika aku mengetahui segalanya? Menjauh atau tetap merengkuh? walau segalanya berakhir semu, 'Rasa' itu tetap akan membekas bukan? percayalah aku mencintaimu, namun aku tidak pernah mengatakannya. Amazing cover by : @rcover_ed ******* cerita pertama, semoga suka😊*******

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti