FIRST & LAST PICTURE

FIRST & LAST PICTURE

  • WpView
    Reads 6
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadComplete Wed, Apr 24, 2024
Seketika, menderas aksara bisu Dan, kau lebih bisu Dengan seikat bunga Yang kian layu Musnahlah sudah Lupakan kedamaian semu Beserta isyarat yang kau sampaikan Biarlah misteri batu nisan samar memanggil Sebagaimana aku tak dapat menahan ingatan tentang kepal tangan orang-orang Yang dikutuk parasmu menjadi genangan kolam Mungkin, surga cemburu Dan, mencuri dirimu dari keluargaku
All Rights Reserved
#95
keluargaku
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • KELOPAK BUNGA [END]✓
  • Sketsa Rindu untuk Hujan
  • I Miss You All
  • ROMANSA KATA
  • RUMPANG RAMPUNG
  • One Shoot Brothership ✓
  • Azzam Azikri (SLOW UPDATE)
  • IN
  • Askara Bradipta
  • their story

Thea, seiring waktu berjalan, kematian terus-menerus mengelilingi pikiran nya, satu-persatu hatinya hancur berkeping-keping, sehingga saat ia ingin mengakhiri hidupnya, Sadipta, Naka, dan Harumna menghentikannya. "seberapa banyak kematian yang terjadi, jangan pernah mencoba melakukan bunuh diri, engkau harus bangkit kembali, seperti banyaknya kelopak bunga yang terjatuh layu dari bunganya, ia bisa bangkit kembali karena sinar matahari dan air hujan yang membantu nya"

More details
WpActionLinkContent Guidelines