Xingyue: Saya Pembunuh✓

Xingyue: Saya Pembunuh✓

  • WpView
    LETTURE 269
  • WpVote
    Voti 2
  • WpPart
    Parti 9
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, apr 25, 2024
WpInfo
Narrativa
Azione e Thriller
Pembunuh! Pembunuhnya! Keanehan, sembunyi-sembunyi, pembunuhan! Mereka telah mempelajari seni membunuh dengan satu serangan, dan dapat melarikan diri ribuan mil setelah satu serangan. Mereka adalah mimpi buruk musuh! Sebagai seorang pembunuh, Mo Shuying seharusnya seperti ini, tapi dia melihat ototnya. "Tidak apa-apa kalau pukulan ini akan membunuhku...tapi kenapa lari? Pria sejati harusnya tidak takut! Tundukkan orang lain! Retak tengkorak dengan tangan yang kuat! Luar biasa! Akhirnya! Pukulan yang disengaja!"
Tutti i diritti riservati
#93
assasin
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Menjadi Pekerja Yang Terbaik Dalam Tim
  • A Thousand Years of Love and Vengeance ✓
  • I reincarnated in a cultivation world as a omnipotent villain I reincarnated in
  • change
  • Saya diminta untuk berperan sebagai seorang pembunuh
  • grudge | treasure ✔
  • [i] 1024 | Treasure ✔

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti