Unwanted Marriage | PJM

Unwanted Marriage | PJM

  • WpView
    Reads 69
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, Apr 25, 2024
Ketika BTS berada di puncak popularitas nya, Jimin harus menerima kenyataan bahwa dia dijodohkan oleh kedua orang tua nya dengan seorang gadis yang menurutnya sangat kampungan. Kim Hana gadis berusia 25 tahun yang tinggal bersama kedua kakek dan neneknya di pesisir pantai Busan. Gadis lugu yang sejak lahir tidak mengetahui siapa ayah dan ibunya, dibesarkan oleh nenek dan kakek nya yang sudah tua dengan garis kemiskinan yang menjerat mereka. Di sebuah gubuk tua di pesisir pantai Busan, jauh dari gemerlap indahnya kota. Jimin tentu saja tidak terima, perjodohan gila yang diantur kedua orang tuanya itu. Apalagi jika melihat latar belakang seorang yang dijodohkan dengan nya itu. Apa kedua orang tua nya sudah gila? Menjodohkan anak lelakinya dengan gadis seperti itu. Jimin tampan, kaya, mempunyai polularitas yang luar biasa hampir diseluruh penjuru dunia, banyak wanita setengah bumi ini yang mengeluh eluhkan dirinya untuk dinikahi, tapi kenapa harus dengan perempuan seperti itu yang dijodohkan dengan dirinya? Sangat tidak pantas bersanding dengan seorang Park Jimin. "Anggap saja aku sedang kena sial karena menikahi mu" -Park Jimin "Sebegitu bencinya kah kau dengan pernikahan ini Jimin?" -Kim Hana
All Rights Reserved
#181
jiminff
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Background
  • BIG DREAM(Bangtan Boys)
  • Min Yoongi : The Last (Suga BTS) [Completed]
  • [M] Mr. Dominant
  • FORGIVE ME [PJM] COMPLETE
  • Secret Marriage✓(END)
  • MY HUSBAND IS A WORLD IDOL
  • Bayi punya bayi?
  • (Un)perfect Marriage [Taehyung x Nara x Jungkook]✔️
  • I LOVE U 3000 Park Jimin

Sebagai bagian dari BTS maupun solois, siapa yang tidak mengenal Jeon Jungkook? Kalaupun ada yang tidak familiar dengan namanya, mereka pasti pernah mendengar lagu dari penyanyi kebanggaan Korea itu. Jungkook telah menjadi mainstream popstar yang bisa disandingkan dengan bintang besar dunia. Tapi kesuksesan besar itu jelas membuatnya membayar harga mahal. Kehilangan masa remaja, kehidupan pribadi sebagai konsumsi publik, ujaran kebencian yang harus diterima hanya dari kesalahan kecil, juga kesepian yang harus ia tanggung seiring makin tinggi posisinya. Jungkook berusaha menikmati apa yang ia raih, pergi ke club bersama teman, berkencan, membeli barang-barang yang dulu hanya bisa ia impikan, sungguh ia berusaha untuk menikmati hidupnya sebagai bintang dunia. Tapi malam ketika ia pulang ke rumahnya setelah seharian bekerja, atau sesaat setelah ia mematikan siaran langsung di ruang tengah rumahnya, keheningan kembali menyapa. Hening, sepi, sendiri. Agensi sudah lebih membebaskan mereka, tak lagi banyak tekanan dan aturan ketat, toh sekalipun ada, ia sudah merasa cukup berani untuk menentang. Satu-satunya aturan yang masih selalu ditekankan agensi adalah, berkencan dengan aman. Mereka tidak pernah melarang para member untuk merasakan cinta dan menjalin hubungan, asalkan dibalik layar dan tidak tercium publik, lakukan semaumu. Tapi itu masalahnya, menjalin hubungan sembunyi-sembunyi tak pernah mudah bagi Jungkook. Ia buruk dalam menyembunyikan emosi, ia selalu ingin mengekspresikan perasaannya dengan bebas. Cinta seharusnya bukan sesuatu yang harus disembunyikan, 'kan? Tapi gemerlap lampu panggung dan hingar bingar kesuksesan ini memaksanya untuk bersembunyi untuk melindungi.

More details
WpActionLinkContent Guidelines