RAZEYA

RAZEYA

  • WpView
    Reads 67,069
  • WpVote
    Votes 1,865
  • WpPart
    Parts 33
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Jan 8, 2025
Ketika Zeya mengenakan kerudung, tetapi dia melilitkan ujungnya di leher jenjang miliknya. "Kerudungnya diulurkan sampai ke dada ya, cantik. Jangan dililit ke leher, kan kasihan nanti lehernya jadi sakit." ujar Gus Rafael sambil perlahan membetulkan kerudung Zeya hingga menutup dadanya. "Yang penting kan pakai kerudung, Gus." sahut Zeya santai. "Jadilah wanita cantik yang memiliki dua kecantikan," balas Gus Rafael lembut. "Cantik dari luar karena auratnya terjaga, dan cantik dari dalam karena dihiasi akhlak yang terpuji." Ia menjawil hidung mancung Zeya dengan senyuman. *** Semoga kalian suka ceritanya:) Kamis, 25 April 2024
All Rights Reserved
#281
wattpadislami
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [✓] HAZA || END
  • GUS HAIDAR
  • ARFA (END)
  • Takdirku menjadi istri gus (Selesai)
  • Ning Salwa!
  • Cinta Sejati
  • MANA JANJI MU GUS?!
  • KISAH FAWA (End)
  • Bersamamu Halalku √

SEBELUM BACA UTAMAKAN FOLLOW! SUDAH ENDING 🎀 ROMANSA ISLAMIC🎀 🎀CINTA DALAM DIAM🎀 JODOHKU TEMAN SEKOLAHKU "Ra, aku janji suatu saat nanti aku akan melamar mu dan menikahi mu!" ucapnya. Tak ada angin tak ada hujan, tiba-tiba Zayyan berkata seperti itu? Aneh saja menurutku. Atau memang cintaku padanya tak bertepuk sebelah tangan. "Zay, jangan pernah mengumbar janji sebab kita tidak tau takdir akan mempertemukan kita atau tidak" ••• Haura mengenakan gaun putih yang menjuntai ke lantai, serta jilbab putih menutup dada dan juga cadar putih dengan manik-manik yang indah tak lupa mahkota yang lumayan besar itu bertengger indah di atas kepala. Sungguh anggun dan rupawan Haura saat ini. Disisi lain lebih tepatnya diruang tengah Zayyan sudah berjabat tangan dengan ayah Haura untuk mengucapkan kalimat qobul. Zayyan sudah menyiapkan mentalnya sejak semalam. "Bismillahirrahmanirrahim, saya nikahkan dan kawinkan engkau Razeidan Al-Zayyan bin Rahman Ar-Rasyid dengan putriku Haura Huzaifah binti Muhammad Assegaf. Dengan mas kawin satu unit rumah, set perhiasan dan seperangkat alat sholat dibayar tunai!" "Qobiltu nikahaha watazwijaha alal mahril madzkuur haalan!" Ucap Zayyan dengan satu helaan nafas. Saat itu juga Haura turun dari lantai atas bersama Naura dan Layla. Tak bisa dipungkiri bahwa hari ini hari yang sangat bahagia untuk Haura, bahwasanya cintanya tak bertepuk sebelah tangan. *** Yukk baca kisah perjuangan cinta mereka >> Note: Mohon maaf apabila ada kesamaan nama, tokoh dan beberapa hal yang terkait dalam cerita ini. Atas izin Allah ini semua murni dari pikiran aku:)

More details
WpActionLinkContent Guidelines