"Rumah bukan sekadar tempat, Sarah. Rumah adalah hati yang selalu menunggumu."
Sarah tak pernah melupakan pesan ayahnya itu. Namun, saat ia melangkah ke Jakarta, rumah terasa semakin jauh. Gedung-gedung tinggi, kesibukan kampus, dan persahabatan baru menggantikan pemandangan sawah serta suara burung di pagi hari. Ia berusaha keras menyesuaikan diri, mengejar mimpi yang sudah ia pertaruhkan segalanya.
Tetapi rindu adalah sesuatu yang sulit dilawan. Kenangan masa kecil, tawa keluarganya, dan suasana desa yang sederhana terus membayangi di tengah hiruk pikuk kota besar. Sampai akhirnya, sebuah kabar dari desa memaksa Sarah menghadapi kenyataan pahit yang mengguncang dunianya.
"Jika aku pulang sekarang, apakah semua ini akan berubah? Apakah aku terlambat?"
Kembali Pulang adalah cerita tentang kehilangan, persahabatan, dan kekuatan hati. Ketika pilihan harus diambil, apakah Sarah akan tetap melangkah maju atau kembali ke tempat di mana ia selalu merasa utuh?
"Mimpi sebesar apa pun tak pernah lebih berarti dari tempat yang selalu memanggilmu untuk pulang."
Ini tentang Lula.
Lula si anak pertama yang di tuntut untuk bisa segala hal, anak pertama yang di tuntut untuk memenuhi ekspektasi kedua orangtuanya, anak pertama yang di tuntut untuk sempurna. Padahal mereka tau, di dunia ini tidak ada yang benar-benar sempurna.
Lula harus menelan mentah-mentah ketidak adilan kedua orangtuanya. Disaat dirinya di tuntut untuk sempurna, ada Gista yang di bebaskan tanpa sedikitpun tuntutan.
Apa Lula akan terus bertahan dan menerima semua tuntutan orangtuanya? Apa Lula akan terus menjadi boneka kedua orangtuanya?
.
.
.
.
.
Ayo baca biar kalian tahu apa yang akan terjadi selanjutnya. Jangan lupa follow dan tinggalkan jejak di setiap partnya. Aku harap kalian suka ceritaku.