Tanda Hubung

Tanda Hubung

  • WpView
    Reads 22
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Apr 28, 2024
Kita berada dalam jarak yang jauh, tak terhubung namun berada dalam hubungan yang cukup aneh untuk dijalani. Perasaan ini berkecamuk dalam dadanya tanpa jeda, bahwa pada kenyataan hubungan kita memang sudah berakhir. Orang bilang kita serasi, cocok dan kata lain menggambarkan hubungan ini terasa menyenangkan, namun rasanya sama saja, pada akhirnya merasa kesepian. Orang-orang mendambakan hubungan kita tapi mereka tidak tahu berapa banyak badai yang kita hadapi sampai akhirnya kita tidak lagi dalam tanda hubung. Ini terasa aneh dan sangat aneh apabila masih saling menyapa seolah kita tidak pernah menjalin hubungan yang lebih jauh.
All Rights Reserved
#1
politeknik
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Say Bye
  • More Than Senior
  • Past, Present, Future! (Tamat)
  • [END] Blind Rainbow
  • Your Gravity
  • Satu Hati yang Kuberi Cinta
  • Oh My, CRUSH! (SELESAI)
  • Q U A L M
  • My Sweet Escape
  • Trapped In Marriage [COMPLETED]
Say Bye

Setelah Ervan memutuskannya enam tahun lalu, Qia hanya ingin hidupnya baik-baik saja. Dia ingin kerja dengan giat, punya banyak teman, makan teratur, serta tidur nyenyak tanpa harus menonton video mukbang atau ASMR dulu di YouTube alih-alih untuk mengalihkan rasa sakit di hatinya yang selalu datang setiap malam. Keinginan itu tidak muluk, cenderung mudah, tapi kenapa terasa sangat sulit untuknya? Terlebih saat Ervan tiba-tiba mengumumkan pernikahan, semua rencana hidup baik-baik saja yang Qia susun, hancur berantakan. Qia hilang arah. Tidak mau Ervan melihatnya masih berantakan, segala upaya Qia lancarkan agar terlihat bahagia di depan cowok itu. Dari mulai mengencani banyak cowok hingga dia tidak sengaja menjadi selingkuhan orang. Atau juga belajar menerima Adi, cowok yang pernyataan cintanya selalu dia tolak dari SMP, sebagai masa depannya nanti. Namun, ketika hidup Qia sudah berjalan sebagaimana keinginannya, Ervan justru kembali lagi. Dan fakta yang baru diketahui Qia tentang cowok itu membuat keputusannya untuk terus berjalan ke depan, seketika penuh dengan keraguan dan tanda tanya. Dalam kisah ini, sebenarnya siapa yang lebih terluka? Dia atau Ervan? "Di waktu-waktu yang akan datang, sebanyak apa pun selamat tinggal terucap dalam kisah ini, aku harap tetap kamu tempatku kembali." *Cerita ini diperuntukkan pada pembaca yang sudah berumur 19+

More details
WpActionLinkContent Guidelines