COrdEs

COrdEs

  • WpView
    Reads 0
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Apr 30, 2024
Saya tak pernah menyangka, menyelinap masuk kedalam kamar yang selama ini tidak pernah dihuni sebelumnya, membuat saya mengetahui kisah dibalik lukisan yang saya lihat diruangan ayah 12 tahun yang lalu. Juga arti dibalik La vie est belle ( hidup itu indah ) yang mendiang ibu saya ukir di sapu tangan saya, sejujurnya saya tidak tau siapa ibu saya yang sebenarnya. Karena beberapa kali saya dibuat bingung dengan nama dua orang perempuan yang pernah hadir di hudup ayah.
All Rights Reserved
#438
kuliah
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Oddly Coupley (Complete)
  • As Possible
  • STARTING TO GET OBSESSED
  • Moments
  • SINGASARI, I'm Coming! (END)
  • Perpindahan Dimensi Sang Penulis
  • Midnight Love
  • Until I Found You [END]

"Daripada gue susah-susah cari calon suami yang oke, mending nikah sama lo aja, Ren. Yuk!" Ucapan Sybil dibalas semburan kopi yang langsung membasahi wajah jelitanya. Sementara itu, Daren yang terkejut tidak bisa bicara apa-apa. Otak sahabat yang sudah dua belas tahun dikenalnya itu, sepertinya memang benar-benar eror. "Lo tau kan kalau gue itu..." ucapan Daren menggantung. "Tau. Makanya gue mending sama lo. Tau sendiri gue nggak ada tendensi buat nikah. Nah... kalau sama lo at least nggak berasa nikah kan. Kayak kita bisa jadi housemate aja. Cuma emang 'terikat' supaya nggak kena grebek." Syibil mengemukakan alasannya begitu lancar. "Tap..." "Lo juga dapat benefit dari ini. Status kita nanti cukup buat jadi tameng di depan keluarga lo juga. Gimana?" Kemampuan persuasi Sybil memang luar biasa. Penawaran darinya terdengar menggiurkan ditelinga Daren. Lelaki itu pun dengan mudah setuju dibuatnya. "Deal."

More details
WpActionLinkContent Guidelines